Please use this identifier to cite or link to this item: https://repositori.uma.ac.id/handle/123456789/3678
Full metadata record
DC FieldValueLanguage
dc.contributor.authorSaleh, Amirsin-
dc.date.accessioned2017-11-07T09:07:21Z-
dc.date.available2017-11-07T09:07:21Z-
dc.date.issued2005-
dc.identifier.urihttps://repositori.uma.ac.id/handle/123456789/3678-
dc.descriptionPembinaan adalah segala usaha dan tindakan yang berhubungan langsung dengan perencanaan, penyusunan, pembangunan, pengembangan, pengarahan serta pengendalian semua aktivitas secara berdaya guna dan berhasil guna. Yang menjadi perumusan masalah dalam penelitian ini adalah "Sudah sejauh manakah pengaruh tingkat pembinaan pegawai terhadap peningkatan kelancaran tugas di Sekretariat DPRD Provinsi Sumatera Utara". Sedangkan hipotesisnya adalah: "Pembinaan yang dilakukan terhadap Pegawai Negeri Sipil berpengaruh secara signifikan dalam meningkatkan kelancaran tugas Sekretariat DPRD Provinsi Sumatera Utara. Dengan kata lain "Semakin sering dilakukan pembinaan, maka semakin tinggi mutu kerja yang dihasilkan". Variabel yang penulis gunakan adalah variabel bebas dan variabel terikat. Yang menjadi variabel bebas dalam penelitian ini adalah tingkat pembinaan Pegawai Negeri Sipil dengan indikator adalah pendidikan dan latihan, fasilitas hubungan kerja, mutasi/rotasi, promosi, dan penempatan pegawai. Dan menjadi variabel terikat adalah kelancaran tugas pegawai dengan indikator adalah pekerjaan sesuai sasaran, pekerjaan sesuai dengan jumlah, pekerjaan tepat waktu, tingkat kesalahan pekerjaan dan kualitas basil pekerjaan. Metode pengumpulan data yang penulis gunakan adalah: penelitian kepustakaan, studi dokumen, penelitian lapangan dengan observasi/pengamatan langsung dilapangan dan angket (kuisioner). Sedangkan metode penelitian yang penulis gunakan adalah metode deskriptif, analisa kuantitatif dengan menggunakan rumus Product Moment dari Pearson. Dari hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh antara tingkat pembinaan Pegawai Negeri Sipil terhadap kelancaran tugas pegawai, jadi hipotesis dapat diterima. Hal ini berdasarkan hasil perhitungan antara variabel tingkat pembinaan Pegawai Negeri Sipil (X) dengan variabel kelancaran tugas pegawai (Y), dimana diperoleh angka koefesien korelasi (rxy)= 0,380 yang lebih besar dari tabel harga kritik r Product Moment N= 56 dengan taraf signifikan 5% yaitu 0,226, sehinggga 0,380>0,226. Sedangkan besar pengaruhnya antara kedua variabel adalah 14, 14%.en_US
dc.language.isoenen_US
dc.publisherUniversitas Medan Areaen_US
dc.subjecttingkat pembinaan pegawaien_US
dc.subjecttingkat kelancaran pelaksanaan tugasen_US
dc.titleTingkat Pembinaan Pegawai dalam Meningkatkan Kelancaran Pelaksanaan Tugas pada Sekretariat DPRD Provinsi Sumatera Utaraen_US
dc.typeThesisen_US
Appears in Collections:SP - Public Administration

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
028500001_File1.pdfCover257.32 kBAdobe PDFView/Open
028500001_File2.pdfAbstract243.45 kBAdobe PDFView/Open
028500001_File3.pdfIntroduction790.6 kBAdobe PDFView/Open
028500001_File4.pdfChapter I338.47 kBAdobe PDFView/Open
028500001_File8.pdfReference710.46 kBAdobe PDFView/Open


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.