Please use this identifier to cite or link to this item: https://repositori.uma.ac.id/handle/123456789/7647
Full metadata record
DC FieldValueLanguage
dc.contributor.advisorLubis, Arifin-
dc.contributor.advisorTambunan, Sari Bulan-
dc.contributor.authorMuhajir, Muhammad-
dc.date.accessioned2018-01-22T04:45:59Z-
dc.date.available2018-01-22T04:45:59Z-
dc.date.issued2008-06-14-
dc.identifier.urihttp://repository.uma.ac.id/handle/123456789/7647-
dc.description.abstractDevisa merupakan dana pembiayaan yang sangat penting bagi pembangunan negara kita. Atas dasar tersebut, maka penggunaan devisa perlu dihemat dan diarahkan pada berbagai usaha produktif. Salah satu jalan yang ditempuh oleh pemerintah adalah dengan pengaturan pembayaran fiskal dalam tahun berjalan bagi orang pribadi yang bertolak ke luar negeri. Setiap tahunnya jumlah Orang Pribadi yang berangkat ke Luar Negeri melalui Bandara Polonia mengalami peningkatan. Meningkatnya jumlah ini menjadi sorotan dan pengawasan bagi Kantor Pelayanan Pajak Medan Polonia. Hal yang dilakukan oleh Kantor Pelayanan Pajak Medan Polonia adalah dengan meningkatkan sistem pelayanan fiskal di Bandara Polonia Medan. Bagi orang pribadi berdomisili di wilayah tertentu yang akan bertolak ke luar negeri diwajibkan terlebih dahulu membayar fiskal. Disisi lain bahwa orang pribadi yang akan berangkat ke luar negeri akan dibebaskan atas pembayaran fiskal luar negeri. Pembebasan ini dapat bersifat langsung yang diberikan oleh Pejabat Direktorat Jenderal Pajak yang berwenang dan pembebasan melalui pemberian Surat Keterangan Bebas Fiskal Luar Negari yang diterbitkan Unit Fiskal Luar Negeri Direktorat Jenderal Pajak. Menghindari terjadinya kesalahan dalam pemberian pembebasan fiskal luar negeri, maka petugas pajak Kantor Pelayanan Pajak Medan Polonia diwajibkan melakukan pemeriksaan terhadap kelengkapan dan keabsahan berkas yang telah ditetapkan Direktorat Jenderal Pajak. Pemeriksaan ini tidak dilakukan untuk menekan terjadinya penyimpangan yang dilakukan Orang Pribadi yang bertolak ke Luar Negeri. Setelah penulis mengadakan penelitian pendahuluan pada Kantor Pelayanan Pajak Medan Polonia, maka ditemukan rumusan masalah sebagai berikut : Apakah sistem pelayanan fiskal yang diterapkan Kantor Pelayanan Pajak Medan Polonia berpengaruh terhadap penerimaan kas negara. Berdasarkan hasil analisis dan evaluasi bahwa penerapan sistem pelayanan fiskal mempunyai pengaruh positif terhadap penerimaan kas dimana dengan menerapkan sistem pelayanan yang baik serta pengawasan fiskal dapat meningkatkan penerimaan pajak negara di Kantor Pelayanan Pajak Medan Polonia Medan. Hal itu terbukti dari : 1. Pengawasan pembayaran fiskal luar negeri di Kantor Pelayanan Pajak Medan Polonia Medan dilakukan terhadap bagi pengguna Fasilitas Bebas Langsung dan Fasilitas Surat Keterangan Bebas Fiskal Luar Negeri (SKBFLN). Penumpang yang memiliki tiket, hams melakukan chek in terlebih dahulu di counter chek in sesuai dengan air lines yang akan dinaiki untuk mendapatkan boarding pass. 2. Penumpang yang diwajibkan membayar fiskal, langsung menuju loket pembayaran fiskal yang terdapat di bandara Polonia Medan. Dengan tersedianya loket pembayaran fiskal di Bandara Polonia Medan, maka sangat membantu bagi penumpang untuk melakukan pembayaran fiskal.en_US
dc.language.isoiden_US
dc.publisherUniversitas Medan Areaen_US
dc.subjectFiskalen_US
dc.subjectPajaken_US
dc.titlePengaruh Sistem Pelayanan Fiskal terhadap Penerimaan Kas Negara pada Kantor Pelayanan Pajak Medan Polonia Medanen_US
dc.typeSkripsi Sarjanaen_US
Appears in Collections:SP - Accountancy

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
058330035.pdfFulltext948.76 kBAdobe PDFView/Open


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.