Please use this identifier to cite or link to this item: https://repositori.uma.ac.id/handle/123456789/22309
Full metadata record
DC FieldValueLanguage
dc.contributor.advisorSipil-
dc.contributor.authorPratama, Riyan-
dc.date.accessioned2023-12-11T04:43:45Z-
dc.date.available2023-12-11T04:43:45Z-
dc.date.issued2015-
dc.identifier.urihttps://repositori.uma.ac.id/handle/123456789/22309-
dc.description71 Halamanen_US
dc.description.abstractKebutuhan manusia akan kayu sebagai bahan konstruk:si terns meningkat, seiring dengan bertambahnya jumlah penduduk, selain untuk bahan konstruksi, kayu juga ban yak digunakan untuk furniture seperti mej a, kursi, pintu, kosen pintu maupun jendeia serta masih banyak lagifurniture yang bisa dibuat dari bahan dasar kayu. Pada proses pembuatan bahan konstruk:si dan furniture tersebut tidak jarang menghasilkan limbah yang banyak dan tidak termanfaatkan secara optimal. Adapun salah satu limbah yang dihasilkan dari pembuatan konstruksi dan furniture tersebut adalah serbuk kayu (sawdust). Untlik itu, banyak hal yang telah dilakukan dalam rangka mendaur ulang guna mengatasi masalah keberadaan 1 limbah ini. Salah satunya adalah teknologi beton serbuk kayu. Pada penelitian ini serbuk kayu menggantikan sebagian volume dari agregat halus (pasir) dengan kadar persentase 5%, 10% dan 15%, kemudian beton serbuk kayu tersebut akan diuji kuat tekan dan kuat tarik belahnya. Setelah dilakukan penelitian dan pengujian dari beton serbuk kayu tersebut maka didapat hasil yaitu penurunan bobot isi dibandingkan dengan beton normal yaitu 2293.04 kg/m3, 2260.90 kg/m3, 2207,05 kg/m3, 2174.74 kg/m3. Penurunan nilai kuat tekan dibandingkan dengan beton normal sejalan dengan peningkatan kadar serbuk kayu sebesar 26.46 MPa, 25.48 MPa, 23.83 MPa, 21.77 MPa. Penurunan nilai kuat tarik belah dibandingkan dengan beton normal sejalan dengan peningkatan kadar serbuk kayu sebesar 4.52 MPa, 4.43 MPa, 4.33 MPa, 4.29 MPa. Nilai kuat tekan dan kuat tarik tertinggi pada kadar persentase serbuk kayu 5%, yaitu 25.48 MPa dan 4.43 MPa. Menurut buku teknologi beton pada mutu beton dan penggunaannya untuk kuat iekan 25.48 MPa tergolong beton mutu sedang, dengan pemanfaatan pada umurnnya digunakan untuk beton bertulang seperti pelat lantai jembatan, gelagar beton bertulang, beton pracetak, gorong-gorong beton bertulang. Human need for wood as a construction material continues to increase, along with the increase of population, in addition to construction materials, wood is also widely used for furniture such as desks, chairs, doors, door and window frames and many more furniture that can be made of a wooden base. In the process of manufacture of construction materials and furniture is not uncommon to produce a lot of waste and not utilized optimally. As one of the wastes generated from the manufacture of construction and the furniture is sawdust. To that end, much has been done in order to recycle in order to overcome the problem of the existence of this waste. One is the concrete I technology sawdust. In this study, wood powder partially replace the volume of fine aggregate (sand) with the percentage content of 5%, 10% and 15%, then the concrete will be tested sawdust compressive strength and tensile strength dimpled. After doing the research and testing of the concrete sawdust then we got the result that a decrease in bulk density compared to normal concrete is 2293.04 kg!m3, 2260.90 kg/m3, 2207.05 kg/m3, 217 4. 7 4 kg/m3. The decrease compared to the compressive strength of normal concrete with increasing levels of wood dust at 26.46 MPa, 25.48 MPa, 23.83 MPa, 21.77 MPa. Impairment split tensile strength than normal concrete elevated levels of sawdust in line at 4.52 MPa, MPa 4.43, 4.33 MPa, 4.29 MPa. The compressive strength and tensile strength at the highest levels of sawdust percentage of 5%, is 25.48 MPa and 4. 43 MPa. According to the concrete quality use for 25.48 MPa compressive strength of concrete quality was classified, the utilization is generally used for reinforced concrete, like slab bridges, girder reinforced concrete, precast concrete, reinforced concrete culvert.en_US
dc.language.isoiden_US
dc.publisherUniversitas Medan Areaen_US
dc.relation.ispartofseriesNPM;108110074-
dc.subjectserbuk kayuen_US
dc.subjectkuat tekanen_US
dc.subjectkuat tarik belahen_US
dc.subjectsawdusten_US
dc.subjectconcrete compressive strength testen_US
dc.subjectsplit tensile strengthen_US
dc.titlePemanfaatan Limbah Serbuk Kayu (Sawdust) sebagai Bahan Tambahan pada Campuran Betonen_US
dc.title.alternativeUtilization of Sawdust Waste as an Additional Ingredient in Concrete Mixturesen_US
dc.typeThesisen_US
Appears in Collections:SP - Civil Engineering

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
108110074 - Riyan Pratama Fulltext.pdfCover, Abstract, Chapter I, II, III, V, Bibliography4.7 MBAdobe PDFView/Open
108110074 - Riyan Pratama Chapter IV.pdf
  Restricted Access
Chapter IV811.67 kBAdobe PDFView/Open Request a copy


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.