Please use this identifier to cite or link to this item: https://repositori.uma.ac.id/handle/123456789/21285
Full metadata record
DC FieldValueLanguage
dc.contributor.advisorMatondang, Armansyah-
dc.contributor.advisorTamsil, Ilma Saakinah-
dc.contributor.authorSinaga, Sri Vita Maya-
dc.date.accessioned2023-09-27T03:24:48Z-
dc.date.available2023-09-27T03:24:48Z-
dc.date.issued2023-09-04-
dc.identifier.urihttps://repositori.uma.ac.id/handle/123456789/21285-
dc.description89 Halamanen_US
dc.description.abstractPenderitaan merupakan keadaan fisik dan psikis yang dialami manusia dari masalah yang dihadapinya. Penderitaan pada tingkat tinggi melakukan tindakan diluar nalar berfikir seseorang yang mampu melukai diri sendiri. Penelitian fokus pada penderitaan yang terdapat dalam film 2037. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui bagaimana representasi penderitaan pada tokoh Yoon Young dan bagaimana level penderitaan yang dijabarkan dalam film 2037. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif metode deskriptif menggunakan teori semiotika John Fiske melalui television codes yaitu: Level Realitas, Level Representasi, dan Level Ideologi. Teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian tersaji pada tiga level Television Codes yaitu pada Level Realitas yang ditunjukkan pada aspek perilaku melalui adegan Yoon Young yang menghadapi penderitaannya dengan cara yang buruk sebagai korban pelecehan seksual. Level Representasi ditunjukkan pada aspek konflik, dialog, kamera, karakter, dan aksi melalui beberapa scene yang menggambarkan tingkat penderitaan Yoon Young dan teknik pengambilan gambar pada setiap scene. Level Ideologi yang terlihat pada aspek kelas sosial menampilkan kelas sosial Yoon Young berada pada kelas bawah. Penderitaan perempuan mengingatkan bahwa kekerasan seksual tidak akan ada habisnya sampai sekarang yang mampu membuat penderitaan korban sampai pada tingkat stress yang lebih tinggi. Suffering is physical and psychological state experienced humans. Research focuses on suffering contained film 2037. Research objective determine representation suffering character Yoon Young and level suffering film 2037. Research uses qualitative descriptive method approach and John Fiske's semiotic theory through television codes. Data collection techniques form observation, interviews, documentation. Results of the research are Reality Level on the behavioral aspect, Representational Level on the conflict, dialogue, camera, character, and action aspects, Ideology Level social class aspect, namely social class. Suffering victims sexual violence makes victim's suffering even more stressful.en_US
dc.language.isoiden_US
dc.publisherUniversitas Medan Areaen_US
dc.relation.ispartofseriesNPM;198530040-
dc.subjectrepresentasien_US
dc.subjectsemiotika john fiskeen_US
dc.subjectpenderitaanen_US
dc.subjectfilmen_US
dc.subjectfilm 2037en_US
dc.subjectrepresentationen_US
dc.subjectsemiotics john fiskeen_US
dc.subjectsufferingen_US
dc.subject2037 movieen_US
dc.titleRepresentasi Penderitaan Dalam Film 2037 (Analisis Semiotika Penderitaan Pada Tokoh Yoon Young)en_US
dc.title.alternativeSuffering Representation in 2037 (Semiotic Analysis of Suffering in Yoon Young)en_US
dc.typeSkripsi Sarjanaen_US
Appears in Collections:SP - Communication Science

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
198530040 - Sri Vita Maya Sinaga - Fulltext.pdfCover, Abstract, Chapter I, II, III, V, Bibliography1.37 MBAdobe PDFView/Open
198530040 - Sri Vita Maya Sinaga - Chapter IV.pdf
  Restricted Access
Chapter IV821.64 kBAdobe PDFView/Open Request a copy


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.