Please use this identifier to cite or link to this item: https://repositori.uma.ac.id/handle/123456789/20932
Full metadata record
DC FieldValueLanguage
dc.contributor.advisorSembiring, Walid Musthafa-
dc.contributor.advisorDeliana, Marlina-
dc.contributor.authorSyahputra, Ferdy-
dc.date.accessioned2023-08-31T04:30:10Z-
dc.date.available2023-08-31T04:30:10Z-
dc.date.issued2023-08-02-
dc.identifier.urihttps://repositori.uma.ac.id/handle/123456789/20932-
dc.description83 Halamanen_US
dc.description.abstractSkripsi ini berjudul “Implementasi Kebijakan Program Jaminan Hari Tua (JHT) Oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan di Kota Medan”. Program Jaminan Sosial merupakan salah satu bentuk perlindungan sosial untuk menjamin seluruh rakyat agar dapat memenuhi kebutuhan dasar hidup dan pekerjaan yang layak. Jaminan Hari Tua adalah sebuah program jaminan sosial yang memberikan perlindungan kepada peserta terhadap resiko yang terjadi di hari tua, dimana produktivitas peserta sudah menurun. Namun pada Tahun 2021 masih terlihat minimnya tingkat kepesertaan pada wilayah Sumbagut terlebih pada sektor informal. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif disebut juga metode penelitian naturalistic karena penelitiannya dilakukan pada kondisi yang alamiah (Natural Setting). Dalam penelitian ini menggunakan Teori Edward III dengan empat indikator yaitu komunikasi, sumberdaya, disposisi, dan struktur birokrasi bahwa penerapan kebijakan Program Jaminan Hari Tua oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan di Kota Medan dengan hasil sudah berjalan dan masih beproses meskipun belum optimal, hal ini dapat dilihat dari dua indikator implementasi kebijakan yang belum terpenuhi. This thesis is entitled "Implementation of the Old Age Security Programme Policy by the Medan City Employment Social Security Administration Agency. the Social Security Program is also a form of social protection to ensure that all people can fulfill their basic needs and have a decent job. Old Age Security is a social security program that provides protection to participants against the risks that occur in old age. However, in 2021 there is still a minimal level of participation in the North Sumatra region, especially in the informal sector. In this study using Edward III Theory with four indicators, namely communication, resources, disposition, and bureaucratic structure that the implementation of the Old Age Security Program policy by the Employment Social Security Administration Agency (BPJS) in Medan City has been running and is still in process although not optimal, this is can be seen from the two indicators of policy implementation that have not been fulfilled.en_US
dc.language.isoiden_US
dc.publisherUniversitas Medan Areaen_US
dc.relation.ispartofseriesNPM;198510058-
dc.subjectjaminan sosialen_US
dc.subjectprogram jaminan hari tuaen_US
dc.subjectBPJS ketenagakerjaanen_US
dc.subjectsocial securityen_US
dc.subjectold age security programen_US
dc.subjectemployment BPJSen_US
dc.titleImplementasi Kebijakan Program Jaminan Hari Tua (Jht) oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (Bpjs) Ketenagakerjaan di Kota Medanen_US
dc.title.alternativePolicy Implementation Of The Establishment Guarantee Programme By The Social Security Provider Agency For Employment In Medan Cityen_US
dc.typeSkripsi Sarjanaen_US
Appears in Collections:SP - Government Science

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
198510058 - Ferdy Syahputra - Fulltext.pdfCover, Abstract, Chapter I, II, III, V, Bibliography1.23 MBAdobe PDFView/Open
198510058 - Ferdy Syahputra - Chapter IV.pdf
  Restricted Access
Chapter IV513.45 kBAdobe PDFView/Open Request a copy


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.