Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uma.ac.id/handle/123456789/2064
Title: Prosedur Pemberian Kredit Modal Kerja pada PT. BRI (Persero) Unit Gaperta Kantor Cabang Iskandar Muda Medan
Authors: Tobing, Rini Harianti
Keywords: Debit
Kredit
Issue Date: 13-May-2007
Abstract: PT. Bnnk Rakyat Indonesia (Persero} Unit Gaperta Kantor Cabang Iskandar Muda Medan merupakan lembaga keuangan perbatlkan milik negara yang tugas utamanya mengelola dan menghimpun dana masyarakat.lstilah kredit berasal dari bahasa Yunani "Credere" yang berarti kepercayaan. Jika terjadi pemberian kredit. berarti ada kepercayaan orang atau badan yang memberikannya kepada orang lain dengan ikatan perjanjian harus memenuhi segala kewajiban pada waktu yang akan datang. Dalam hal ini teljadi pemindahan materi dari yang memberikan kredit (kreditur) kepada oarang yang diberi krediL Peran ideal yang bisa dimainkan perbankan adalah menghimpun dana masyarakat yang berlebih untuk disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkannya. Dengan kata lain bank merupakan lembaga perantara yang menjembatani antara pemilik dana (calon deposan, calon penabung dan calon penyimpan uang yang lain dengan yang butuh dana (calon debitur). Fungsi pokok kredit pada dasarnya adalah untuk pemenuhan jasa pelayanan terhadap kebutuhan masyarakat dalam rangka mendorong dan memperlancar perdagangan. Produksi dan jasa yang scmuanya itu ditujukan untuk meningkatkan taraf hidup manusia dalam bidang usaha perkreditan, bank tidak lepas dari resiko yang akan dihadapi yaitu ketidak pastian keadaan dimasa akan datang yang dapat berupa resiko kemacetan (credit risk) dan resiko likuiditas (Liquiditas Risk). Resiko kemacetan adalah resiko sebagai akibat tidak dapat dilunasinya kredit atau macetnya piutang bank, sedangkan resiko Likuiditas adalah resiko yang terkait langsung deogan macetnya kredit yang bersumber dari para deposan. Oleh sebab itu disiolisasikan bank dituntut untuk berani dan mampu mcngendalikan resiko tersebut, dengan rnelakukan serangkaian prosedur yang ditempuh untuk memperkecil resiko kredit nlllcet dengan cara mcnetapkan standar peoilaian yang ketal dan Sgat selektif, melakukan diversifikasi (spending) dalam portabel kreditnya, membatasi jurnlah kredit agar tidak tertumpu kepada seorang debitur saja, melakukan pembinaan dan pengawasan kredit serta pengembangan cara penarikan kredit. Langkah diatas menunjukkan bahwa prosedur pemberian kredit merupakan salah satu aspek dari serangkaian kesatuan kegiatan perkreditan, sehingga merupakan satu langkah yang sangat penting dan strategis dalam
URI: http://hdl.handle.net/123456789/2064
Appears in Collections:SP - Psychology

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
018320175_file1.pdfCover149.66 kBAdobe PDFView/Open
018320175_file2.pdfAbstract179.26 kBAdobe PDFView/Open
018320175_file3.pdfIntroduction247.16 kBAdobe PDFView/Open
018320175_file4.pdfChapter I168.6 kBAdobe PDFView/Open
018320175_file8.pdfReference112.03 kBAdobe PDFView/Open


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.