Please use this identifier to cite or link to this item: https://repositori.uma.ac.id/handle/123456789/19775
Title: Pertanggungjawaban Pidana Terhadap Kecelakaan Beruntun Di Kota Medan ( Studi Satlantas Polrestabes Medan )
Other Titles: Criminal Responsibility for Consecutive Accidents in Medan City (Medan Polrestabes Traffic Study)
Authors: Sinuraya, Novita Krsitianti
metadata.dc.contributor.advisor: Hasibuan, Abdul Lawali
Trisna, Wessy
Keywords: Criminal Liability;Serial Accident;Medan City;Pertanggungjawaban Pidana;Kecelakaan Beruntun;kota medan
Issue Date: 24-Mar-2023
Publisher: Universitas Medan Area
Series/Report no.: NPM;188400192
Abstract: Lalu lintas adalah gerak kendaraan dan orang diruang lalu lintas dan jalan. Kecelakaan lalu lintas adalah suatu peristiwa dijalan yang tidak diduga dan tidak disengaja melibatkan kendaraan dengan atau pengguna jalan lain yang mengakibatkan korban manusia dan atau harta benda. Kecelakaan beruntun adalah suatu peristiwa kecelakaan lalu lintas yang terjadi di jalan raya yang melibatkan lebih dari dua kendaraan dalam waktu dan tempat yang sama dalam terjadinya kecelakaan yang menyebabkan cedera atau kerusakan, kerugian pada pemiliknya (korban). Kasus kecelakaan beruntun yang kerap terjadi di kota Medan dimana selalu memakan korban jiwa membuat kita harus lebih berhati-hati lagi dalam berkendara serta memperhatikan kondisi kelayakan kendaraan kita sebelum melakukan perjalanan. Satlantas Polrestabes Medan memegang peranan penting dalam menangani kasus kecelakaan lalu lintas di Kota Medan dengan mendatangi TKP (Tempat Kejadian Perkara) Kecelakaan Lalu Lintas dengan segera, menolong korban kecelakaan serta mengantarkannya ke Rumah Sakit, Melakukan Tindakan Pertama Tempat Kejadian Perkara dan mengamankan barang bukti, keterangan tersangka serta identitas tersangka untuk membantu proses penyidikan lebih lanjut. Adapun rumusan masalah yang akan dibahas ialah Bagaimana pengaturan hukum tindak pidana kecelakaan lalu lintas yang menyebabkan kecelakaan beruntun dan bagaimana upaya penanggulangan oleh Satlantas Polrestabes Kota Medan terhadap tindak pidana lalu lintas yang mengakibatkan kecelakaan beruntun. Adapun metode penelitian yang digunakan adalah dengan metode Yuridis Empiris, dimana metode Yuridis Empiris adalah penelitian hukum mengenai pemberlakuan atau implementasi ketentuan hukum normatif secara in action pada setiap peristiwa hukum tertentu yang terjadi dalam masyarakat. Data yang digunakan adalah data primer yaitu data yang didapat dengan langsung dimana penulis melakukan wawancara ke Satlantas Polrestabes Medan. Faktor utama dalam kasus kecelakaan ialah factor Human Error, faktor cuaca, faktor lingkungan dan faktor kelayakan kendaraan serta banyak pengendara yang tidak memakai kelengkapan berkendara sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI) serta mengecek situasi kendaraan sebelum melakukan perjalanan. Hasil dari penelitian ini memuat beberapa gagasan atau teori yang saling berkaitan serta didukung oleh data dari sumber pustaka yang dapat dipertanggungjawabkan. Hasil dari penelitian ini Belum adanya Peraturan undang-undang yang mengatur tentang penjatuhan pidana terhadap pelaku kecelakaan beruntun dimana penyidik harus lebih teliti dalam menetapkan pelaku pidana serta menjatuhkan hukuman pidana. Dalam penjatuhan pidana polisi menerapkan Undang-Undang No. 22 tahun 2009. Traffic is the movement of vehicles and people in traffic spaces and roads. A traffic accident is an unexpected and unintentional road event involving a vehicle with or other road users resulting in human and or property casualties. A series of accidents is a traffic accident that occurs on a highway involving more than two vehicles at the same time and place in the occurrence of an accident that causes injury or damage, loss to the owner (victim). Cases of consecutive accidents that often occur in the city of Medan which always take lives make us have to be even more careful when driving and pay attention to the condition of our vehicle's feasibility before traveling. Satlantas Polrestabes Medan plays an important role in handling traffic accident cases in Medan City by visiting the Traffic Accident TKP (Case Genesis) immediately, helping accident victims and taking them to the hospital, taking the first action at the crime scene and securing evidence, information suspect as well as the identity of the suspect to assist the process of further investigation. The formulation of the problem that will be discussed is how the legal arrangements for traffic accidents that cause consecutive accidents and how the efforts to overcome by the Medan City Police Traffic Unit against traffic crimes that result in consecutive accidents. The research method used is the Juridical Empirical method, where the Juridical Empirical method is a legal research regarding the enactment or implementation of normative legal provisions in action in every particular legal event that occurs in society. The data used is primary data, namely data obtained directly where the author conducts interviews with the Medan Police Traffic Unit. The main factors in the case of accidents are the Human Error factor, weather factors, environmental factors and vehicle feasibility factors and many drivers who do not use driving equipment according to the Indonesian National Standard (SNI) and check the condition of the vehicle before traveling. The results of this study contain several interrelated ideas or theories and are supported by data from reliable library sources. The results of this study There are no laws governing the imposition of criminal penalties against perpetrators of consecutive accidents where investigators must be more careful in determining criminal offenders and imposing criminal penalties. In imposing a crime the police apply Law no. 22 of 2009.
Description: 67 Halaman
URI: https://repositori.uma.ac.id/handle/123456789/19775
Appears in Collections:SP - Criminal Law

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
188400192 - Novita Kristianti Sinuraya - Fulltext.pdfCover, Abstract, Chapter I, II, III, V, Bibliography1.13 MBAdobe PDFView/Open
188400192 - Novita Kristianti Sinuraya - Chapter IV.pdf
  Restricted Access
Chapter IV475.53 kBAdobe PDFView/Open Request a copy


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.