Please use this identifier to cite or link to this item: https://repositori.uma.ac.id/handle/123456789/19290
Title: Bentuk- Bentuk Kekerasan Dalam Sinetron Analisis Isi Pada Tayangan Sinetron Anak Langit Episode 85-90
Other Titles: Forms of Violence in Soap operas Content Analysis on the soap opera Anak Langit Episodes 85-90
Authors: Wahyudi, Dicky
Keywords: analisis isi;sinetron anak langit kekerasan fisik;verbal dan psikis;content analysis;anak langit soap opera physical;verbal and psychic violence
Issue Date: 7-Oct-2022
Publisher: Universitas Medan Area
Series/Report no.: NPM;188530072
Abstract: Sinetron anak langit disiarkan oleh stasiun televisi swasta terkemuka di Indonesia. Program acara ini sangat banyak menampilkan adegan-adegan bentuk kekerasan. Tampilan adegan kekerasan dalam sinetron ini sangat buruk bagi remaja dan anak-anak. Fokus masalah yang penulis teliti antara lain bentukbentuk kekerasan didalamny antara lain kekerasan fisik, verbal dan psikologis. Berdasarkan hasil observasi yang penulis lakukan sekuel anak langit episode 85- 90 terdapat beberapa degan kekerasan fisik sebanyak 19 adegan dan kekerasan verbal sebanyak 16 adegan serta terdapat kekerasan psikis sebanyak 9 adegan. Penelitian ini berjenis penelitian kualitatif dengan metode analisis isi. Jenis penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan secara mendalam melalui pengumpulan data. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif. Penelitian kualitatif deskriptif merupakan penelitian yang dimaksudkan untuk mengumpulkan informasi atau data terkait mengenai suatu objek penelitian pada periode tertentu. Pengumpulan data-data dalam penelitian ini penulis dapatkan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Penelitian ini juga mendapatkan data hasil wawancara dengan penonton remaja dengan hasil bahwa semua adegan kekerasan yang ditampilkan secara akumulatif mempengaruhi prilaku para remaja tersebut antara lain cara berbicara yang terkesan kurang sopan serta anggapan bahwa bentuk kekerasan tersebut sudah biasa. The soap opera Anak Langit is broadcast by the leading private television station in Indonesia. This program shows a lot of scenes of forms of violence. The display of violent scenes in this soap opera is very bad for teenagers and children. The focus of the problem that the author examines includes forms of violence in it, including physical, verbal and psychological violence. Based on the observations made by the author, the sequel to Anak Langit episode 85-90 contains 19 scenes of physical violence and 16 scenes of verbal violence and 9 scenes of psychological violence. This research is a qualitative research with content analysis method. This type of research aims to explain in depth through data collection. This study uses a descriptive approach. Descriptive qualitative research is research that is intended to collect information or related data regarding an object of research in a certain period. Collecting data in this study the authors get through observation, interviews and documentation. This study also obtained data from interviews with adolescent audiences with the results that all violent scenes that were displayed cumulatively influenced the behavior of the teenagers, including the way of speaking that seemed impolite and the assumption that this form of violence was commonplace.
Description: 80 Halaman
URI: https://repositori.uma.ac.id/handle/123456789/19290
Appears in Collections:SP - Communication Science

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
188530072 - Dicky Wahyudi - Fulltext.pdfCover, Abstract, Chapter I, II, III, V, Bibliography3.48 MBAdobe PDFView/Open
188530072 - Dicky Wahyudi - Chapter IV.pdf
  Restricted Access
Chapter IV3.51 MBAdobe PDFView/Open Request a copy


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.