Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uma.ac.id/handle/123456789/18457
Title: Perlindungan Hukum Terhadap Penggunaan Lagu Tanpa Izin Pada Mainan Anak Berdasarkan Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang Hak Cipta
Other Titles: Legal Protection Against the Use of Unauthorized Songs in Children's Toys Based on Law Number 28 of 2014 concerning Copyright
Authors: Rabbani, Azalia Qatrunnada
Keywords: perlindungan hukum
hak cipta
lagu
tanpa izin
legal protections
mainan anak
copyright
song
without permission
child's toys
Issue Date: 26-Sep-2022
Publisher: Universitas Medan Area
Series/Report no.: NPM;188400274
Abstract: Lagu adalah salah satu karya yang berasal dari proses berpikir manusia yang kemudian diwujudkan dalam bentuk ciptaan yang dapat didengar keindahannya dalam kesatuan lirik, notasi, dan instrumen. Penciptaan lagu memerlukan hak mutlak yaitu hak cipta untuk memberikan perlindungan hukum bagi penciptanya. Kasus-kasus terkait pelanggaran hak cipta lagu terbaru yang terjadi adalah Pelaporan pencipta lagu lagu anak-anak Inge Christiane atau yang lebih dikenal dengan ina terhadap PT. Bintang Cahaya Kencana, Go-Toys, Dan Louis Aston. Hal ini terjadi karena pelanggar di duga telah melakukan kegiatan menjual atau mendistribusikan boneka “PUTRI ANISA HIJAB PERFUMED DOLL” yang mana di dalam boneka tersebut terdaat lagu milik Inge Christiane yang berjudul “Aku Mau” Dengan Ini penulis merumuskan beberapa pokok permasalahan sebagai berikut Bagaimana Pengaturan Hukum Terhadap Ciptaan Lagu Di Indonesia? Bagaimana Perlindungan Hukum Terhadap Ciptaan Lagu yang di Gunakan Pada Mainan Anak Tanpa Izin? Bagaimana Upaya Hukum Dalam Penyelesaian Sengketa Hak Kekayaan Intelektual Berdasarkan Studi Putusan Nomor: 19/PDT.SUS-HAK CIPTA/2020/PN.NIAGA.JKT.PST? Tujuan penelitian adalah Untuk menjelaskan pengaturan hukum terhadap ciptaan lagu di Indonesia Untuk menjelaskan perlindungan hak cipta terhadap pencipta lagu yang karyanya di gunakan pada mainan anak tanpa izin. Untuk menjelaskan penyelesaian upaya hukum yang dapat ditempuh oleh pencipta lagu apabila karyanya yang digunakan pada mainan anak tanpa izin oleh pihak lain. Metode yang digunakan adalah pendekatan Yuridis Normatif, Data dikumpulkan dari data sekunder dan data primer, dengan metode analisis Analisis Kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penelusuran karya tulis serta melakukan wawancara. Berdasarkan hasil penelitian terungkap bahwa bentuk perlindungan hukum bagi pemegang hak cipta atas lagu yang dikomersialkan oleh pihak lain berupa pendaftaran ciptaan diberikan hak gugat terhadap pelanggar hak cipta, dan menjatuhkan sanksi sesuai dengan ketentuan yang berlaku atas pelanggaran hak cipta yang dilakukan adalah membayar sejumlah uang Rp. 4.000.000.000,- sebagai ganti rugi atas kerugian yang diderita dan mengembalikan judul lagu yang diganti ke aslinya. Song is one of the works that comes from the human thought process which is then realized in the form of a creation that can be heard its beauty in the unity of lyrics, notation, and instruments. Song creation requires absolute rights, namely copyright to provide legal protection for the creator. The purpose of this research is to find out and understand the forms of legal protection for song copyright holders and to analyze the responsibilities of those who use and carry out commercial activities on copyrighted music. From the description above, the writer finds that there is a violation of the use of songs without permission by PT. Bintang Cahaya Kencana, Go – Toys and Louis Aston against songwriter Inge christiane who used his song entitled “Aku Mau” With this, the author formulates several main issues as follows: How are the legal arrangements for songwriting in Indonesia? How is the legal protection against song creations used in children's toys without permission? What are the Legal Efforts in the Settlement of Intellectual Property Rights Disputes Based on the Decision Study Number: 19/PDT.SUS-HAK CIPTA/2020/PN.NIAGA.JKT.PST? The purpose of this research is to find out and understand the mechanism of legal protection against the use of songs without permission by PT. Bintang Cahaya Kencana, Go – Toys and Louis Astin, to know and understand the legal consequences of using songs without permission and to know and understand the legal protection of Law number 28 of 2014. The method used is a normative juridical approach. The data is collected from secondary data and primary data, using the qualitative analysis method. Data collection techniques were carried out through writing research and conducting interviews. Based on the results of the study, it was revealed that the form of legal protection for copyright holders for songs commercialized by other parties in the form of registration of creations was given a lawsuit against copyright violators, and imposed sanctions in accordance with applicable regulations. copyright infringement committed. The responsibility of those who use and carry out commercial activities without a permit is to pay an amount of Rp. 4,000,000,000,- as compensation for the losses suffered and returning the song title that was changed to the original
Description: 66 Halaman
URI: http://repository.uma.ac.id/handle/123456789/18457
Appears in Collections:SP - Civil Law

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
188400274 - Azalia Qatrunnada Rabbani - Chapter IV.pdf
  Restricted Access
Chapter IV552.37 kBAdobe PDFView/Open Request a copy
188400274 - Azalia Qatrunnada Rabbani - Fulltext.pdfCover, Abstract, Chapter I, II, III, V, Bibliography2.08 MBAdobe PDFView/Open


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.