Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uma.ac.id/handle/123456789/18351
Title: Perlindungan Hukum terhadap Anggota Atas Dana Simpanan pada Koperasi Unit Desa (Studi Kasus di Koperasi Unit Desa “Harta” Langkat)
Other Titles: Legal Protection of Members on Deposits Fund in Village Unit Cooperative (Study in “Harta” Langkat Village Unit Cooperative)
Authors: Yudha, Rizky Dwi
Keywords: perlindungan hukum
dana simpanan
koperasi
legal protection
deposits fund
cooperative
Issue Date: 25-Aug-2022
Publisher: Universitas Medan Area
Series/Report no.: NPM;178400211
Abstract: Koperasi berasal dari perkataan co dan operation, yang mengandung arti kerja sama untuk mencapai tujuan. Di dalam koperasi terdapat dana simpanan yaitu dana yang dipercayakan kepada anggota, calon anggota, koperasi lain, dan atau kepada anggotanya dalam bentuk tabungan dan simpanan berjangka, sehingga diperlukan aturan hukum dalam perlindungan hukum atas dana simpanan, yang bertujuan untuk memberikan kepastian hukum bagi anggota dan koperasi tersebut. Permasalahan yang diangkat dari penelitian ini adalah bagaimana pengaturan tentang Perjanjian Simpan Pinjam dalam UU No.25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian, bagaimana tanggung jawab KUD terhadap Dana Simpanan Anggota Koperasi, serta bagaimana Perlindungan Hukum terhadap Anggota Koperasi dalam Dana Simpanan pada Koperasi Unit Desa Harta. Metode penelitian pada skripsi ini ialah studi kepustakaan (library research), yaitu penelitian dengan berbagai sumber bacaan yaitu buku-buku, majalah Hukum, pendapat para sarjana, peraturan perundang- undangan, dan juga bahan-bahan kuliah. Studi Lapangan (field research), yaitu dengan penelitian langsung di lapangan. Dalam hal ini peneliti langsung melakukan penelitian ke KUD Harta dengan cara wawancara. Hasil penelitian yang diperoleh dari pengaturan tentang Perjanjian Simpan Pinjam dalam UU No.25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian adalah Dalam pelaksanaan perjanjian simpan pinjam pada Koperasi Unit Desa Harta Langkat mengacu pada Pasal 1233 KUHPerdata dan Pasal 44 Undang-undang Nomor 25 tahun 1992 yang menyatakan bahwa koperasi dapat menghimpun dana dan menyalurkannya melalui kegiatan usaha simpan pinjam dari dan untuk anggota dan calon anggota koperasi yang bersangkutan, koperasi lain, dan anggotanya.Pertanggung jawaban KUD terhadap Dana Simpanan Anggota Koperasi adalah koperasi akan melakukan ganti rugi terhadap anggota koperasi yang mengalami kerugian dengan cara penggantian dana secara berkala, namun 2 tahun terakhir dana yang tersimpan dalam koperasi masih stabil dan tidak ada yang mengalami gangguan ataupun wanprestasi baik dari sisi si kreditur maupun debitur. Perlindungan Hukum terhadap Anggota Koperasi dalam Dana Simpanan pada Koperasi Unit Desa Harta adalah dengan adanya pengawas koperasi guna mengawas terhadap pelakasanaan dan pengelolaan koperasi dengan cara mencatat dan membuat laporan terkait dana yang masuk dan keluar pada koperasi. Cooperative comes from the words co and operation, which means cooperation to achieve goals. In cooperatives there are savings funds, namely funds that are entrusted to members, prospective members, other cooperatives, and or to their members in the form of savings and time deposits, so that legal rules are needed in legal protection of deposit funds, which aim to provide legal certainty for members and the cooperative. The problems raised from this research are how to regulate the Savings and Loan Agreement in Law No. 25 of 1992 concerning Cooperatives, how is the responsibility of the KUD to the Savings Fund of Cooperative Members, and how is the Legal Protection of Cooperative Members in the Savings Fund of the Village Unit Cooperative Assets. The research method in this thesis is library research, namely research with various reading sources, namely books, legal magazines, opinions of scholars, legislation, and also lecture materials. Field studies (field research), namely by direct research in the field. In this case, the researcher directly conducts research to KUD Harta by interview. The results of the research obtained from the regulation on Savings and Loan Agreements in Law No.25 of 1992 concerning Cooperatives are that in the implementation of the savings and loan agreement at the Harta Langkat Village Unit Cooperative, it refers to Article 1233 of the Civil Code and Article 44 of Law Number 25 of 1992 which states that cooperatives may collect funds and distribute them through savings and loan business activities from and for members and prospective members of the cooperative concerned, other cooperatives, and their members. The KUD's responsibility for the Cooperative Member Savings Fund is that the cooperative will compensate members of the cooperative who suffer losses by means of periodic replacement of funds, but in the last 2 years the funds stored in the cooperative are still stable and no one has experienced any disturbances or defaults both from the side of the cooperative. creditors and debtors. Legal protection for Cooperative Members in Savings Funds at the Village Asset Cooperative Unit is the existence of a cooperative supervisor to oversee the implementation and management of cooperatives by recording and making reports related to incoming and outgoing funds to the cooperative.
Description: 93 Halaman
URI: http://repository.uma.ac.id/handle/123456789/18351
Appears in Collections:SP - Civil Law

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
178400211 - Rizky Dwi Yudha - Fulltext.pdfCover, Abstract, Chapter I, II, III, V, Bibliography1.98 MBAdobe PDFView/Open
178400211 - Rizky Dwi Yudha - Chapter IV.pdf
  Restricted Access
Chapter IV694.15 kBAdobe PDFView/Open Request a copy


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.