Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uma.ac.id/handle/123456789/1802
Title: Peran Penyidik Polri Dalam Tindak Pidana Pemalsuan Serifikat Hak Atas Tanah di Sumatera Utara (Studi Kasus di Direskrim Polda Sumut)2
Authors: Siregar, Anju Asmara
Keywords: polisi
pembuktian
tindak pidana
pemalsuan
Issue Date: 2017
Publisher: Universitas Medan Area
Abstract: Land is the source of life, soil and human relationships such as these, make changes in the arrangement of ownership and control of the land, in turn will also give effect to the pattern of human relations itself, the problem is not the land itself but the occurrence of land tenure lame, where there is no master, and on the other hand there is a master in units of very large. As for the formulation of this thesis problem is How the implementation of the investigation of the crime of counterfeiting of land certificates in North Sumatra Police Reskrimum, How obstacles in the implementation of the investigation of criminal acts of counterfeiting of land certificates in North Sumatra Police Reskrimum, How efforts are made in overcoming obstacles in the investigation of criminal acts of counterfeiting forgery land in Reskrimum Polda North Sumatra. As for the method of research in this thesis is This research is analytical descriptive, that is a data analysis based on general law theory applied to explain about a set of data relating to problem which have been proposed based on title chosen that role of Police in action criminal falsification of certificates in North Sumatra and the approach of this study using a normative juridical approach. To overcome the obstacle to prove the crime of faking the land certificate internally is the effort made by Ditreskrimum Polda North Sumatra is requesting additional investigator personnel who have the experience of the investigator, maximize the existing investigator and if necessary ask for additional personnel. Submitting Subdit II personnel to participate in training and vocational education related to land and forgery. Based on the results of the study, it is recommended that the Police need to provide special education to investigators / investigators in the field of criminal falsification of land certificates, North Sumatra Police especially Ditreskrimum need to add the number of investigators, so the investigation of the case can run maximally, Police must be able to maintain the independence of investigators so that law enforcement intervention.
Description: Tanah adalah sumber kehidupan, hubungan tanah dan manusia yang sedemikian ini, membuat perubahan-perubahan dalam tata susunan pemilikan dan penguasaan tanah, pada gilirannya akan juga memberikan pengaruh kepada pola hubungan antar manusia sendiri, yang menjadi masalah bukan tanah itu sendiri tetapi terjadinya penguasaan tanah yang timpang, dimana ada yang tidak menguasai, dan di pihak lain ada yang menguasai dalam satuan jumlah yang sangat besar. Adapun yang menjadi perumusan masalah tesis ini adalah Bagaimana pelaksanaan penyidikan terhadap tindak pidana pemalsuan sertipikat tanah di Reskrimum Polda Sumut, Bagaimana hambatan dalam pelaksanaan penyidikan tindak pidana pemalsuan sertipikat tanah di Reskrimum Polda Sumut, Bagaimana upaya yang dilakukan dalam mengatasi hambatan pada penyidikan tindak pidana pemalsuan sertipikat tanah di Reskrimum Polda Sumut. Adapun yang menjadi metode penelitian dalam tesis ini adalah Penelitian ini bersifat deskriptif analitis, maksudnya adalah suatu analisis data yang berdasarkan pada teori hukum yang bersifat umum diaplikasikan untuk menjelaskan tentang seperangkat data yang berkaitan dengan permasalahan yang telah dikemukakan berdasarkan judul yang dipilih yakni peran Polri dalam tindak pidana pemalsuan sertipikat di Sumatera Utara dan pendekatan penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis normatif. Untuk mengatasi hambatan pembuktian tindak pidana pemalsuan sertifikat tanah secara internal adalah upaya yang dilakukan Ditreskrimum Polda Sumut adalah meminta penambahan personil penyidik yang mempunyai pengalaman penyidik, memaksimalkan penyidik yang ada dan bila perlu meminta personil tambahan. Mengajukan mana personil Subdit II untuk dapat mengikuti pelatihan dan kejuruan pendidikan terkait tanah dan pemalsuan. Berdasarkan hasil penelitian tersebut disarankan Polri perlu memberikan pendidikan khusus kepada penyidik/penyidik pembantu dibidang tindak pidana pemalsuan sertifikat tanah, Polda Sumut khususnya Ditreskrimum perlu menambahkan jumlah penyidik, sehingga penyidikan perkara dapat berjalan dengan maksimal, Polri harus dapat menjaga independensi penyidik sehingga proses penegakan hukum terbebas intervensi.
URI: http://hdl.handle.net/123456789/1802
Appears in Collections:MT - Master of Law

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
131803037_file 1.pdfCover44.45 kBAdobe PDFView/Open
131803037_file 2.pdfAbstract65.08 kBAdobe PDFView/Open
131803037_file 3.pdfIntroduction74.4 kBAdobe PDFView/Open
131803037_file 4.pdfChapter I153.27 kBAdobe PDFView/Open
131803037_file 5.pdfChapter II324.57 kBAdobe PDFView/Open
131803037_file 6.pdfChapter III90.63 kBAdobe PDFView/Open
131803037_file 8.pdfReference69.81 kBAdobe PDFView/Open


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.