Please use this identifier to cite or link to this item: https://repositori.uma.ac.id/handle/123456789/17493
Title: Analisis Penerapan Restorative Justice dalam Penyelesaian Kasus Kecelakaan Lalu Lintas yang Mengakibatkan Kematian (Studi di Kepolisian Polres Pelabuhan Belawan)
Other Titles: Analysis Of The Practice Of Restorative Justice For Solution In Traffic Accident Cases That Cause Death (Study At The Belawan Harbor Police Precinct )
Authors: Prayuda, Chandra
metadata.dc.contributor.advisor: Mubarak, Ridho
Rafiqi
Keywords: restorative justice;lalu lintas;kematian;restorative justice;traffic;death
Issue Date: 19-Jan-2022
Publisher: Universitas Medan Area
Series/Report no.: NPM;178400009
Abstract: Pada awalnya, pelaku di kecelakaan lalu lintas tidak sengaja dilakukan hingga pada akhirnya mereka menyebabkan kecelakaan karena kelalaian tersebut. Di dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, perilaku tersebut dapat dipidana dengan pidana penjara, namun dalam perkembangannya konsep restorative justice memilih jenis pidana penjara yang menjadi pilihan terakhir dan hal tersebut menjadi poin penting dalam merundingkan pendamaian antara kedua pihak yaitu pelaku dan keluarga korban. Pada umumnya, di kasus kecelakaan lalu lintas, keterlibatan polisi adalah bertindak sebagai penyidik untuk mendalami kasus ini. Permasalahan yang dibahas dalam skripsi ini adalah mengenai Bagaimana Penerapan Restorative Justice dalam penyelesaian kasus kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan kematian di Wilayah Kepolisian Polres Pelabuhan Belawan. Kendala Penerapan Restorative Justice dalam penyelesaian kasus kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan kematian di Wilayah Kepolisian Polres Pelabuhan Belawan. Jenis penelitian yang digunakan pada skripsi ini menggunakan hukum normatif, yaitu metode penelitian dokumen-dokumen berdasarkan berbagai bahan sekunder berupa peraturan perundang-undangan, putusan pengadilan, dan teori-teori yang berkaitan dengan hukum, serta dapat juga berupa pendapat para ahli/akademisi. Hasil dari penelitian ini adalah menerapkan restorative justice untuk penyelesaian kasus kecelakaan lalu lintas yang berujung pada kematian dengan menitikberatkan pada peran langsung pelaku tindak pidana, korban, dan saksi seperti masyarakat dalam proses penyelesaian kasus pidana. Konsep restorative justice didasarkan pada kritik terhadap penerapan sistem peradilan pidana, dan pemenjaraan dianggap tidak efektif dalam menyelesaikan konflik sosial. Kendala dalam penerapan dari konsep restorative justice dalam penyelesaian kasus kecelakaan lalu lintas yang berujung pada kematian adalah terbatasnya anggaran untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, dan menjadi kendala-kendala dan masalah yang krusial dalam memberikan pelayanan terhadap penanganan kasus kecelakaan lalu lintas. Hal ini menjadi kendala dalam penanganan kecelakaan di wilayah hukum Polres Pelabuhan Belawan. Traffic accidents, the perpetrators at first did it unintentionally until in the end they caused an accident because of their negligence. In Law Number 22 of 2009 concerning Road Traffic and Transportation, such behavior can be punished with imprisonment, but in its development the concept of restorative justice chose the type of imprisonment as the last option and this became an important point in negotiating reconciliation between the two parties. namely the perpetrator and the victim's family. In general, in the case of traffic accidents, the involvement of the police is to act as investigators to explore the case. The problem discussed in this thesis is regarding the application of Restorative Justice in resolving cases of traffic accidents that resulted in death in the Belawan Harbor Police area. Constraints to the application of Restorative Justice in resolving cases of traffic accidents that resulted in death in the Belawan Harbor Police Police Area. The type of research used in this thesis uses normative law, namely the method of researching documents based on various secondary materials in the form of legislation, court decisions, and theories related to law, and can also be in the form of opinions of experts/academics. The result of this research is to apply restorative justice for solving traffic accident cases that lead to death by focusing on the direct role of criminals, victims, and witnesses such as the community in the process of resolving criminal cases. The concept of restorative justice is based on criticism of the implementation of the criminal justice system, and imprisonment is considered ineffective in resolving social conflicts. Constraints in the application of the concept of restorative justice in solving traffic accident cases that lead to death are the limited budget to provide the best service to the community, and become crucial obstacles and problems in providing services for handling traffic accident cases. This is an obstacle in handling accidents in the jurisdiction of the Belawan Harbor Police.
Description: 65 Halaman
URI: https://repositori.uma.ac.id/handle/123456789/17493
Appears in Collections:SP - Criminal Law

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
178400009 - Chandra Prayuda - Fulltext.pdfCover, Abstract, Chapter I, II, III, V, Bibliography1.01 MBAdobe PDFView/Open
178400009 - Chandra Prayuda - Chapter IV.pdf
  Restricted Access
Chapter IV372.5 kBAdobe PDFView/Open Request a copy


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.