Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uma.ac.id/handle/123456789/16672
Title: Upaya Pencegahan Kerusakan Lingkungan dalam Tindak Pidana Lingkungan Hidup Berdasarkan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 Tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup
Other Titles: Environmental Damage Prevention Efforts in Environmental Crimes Based on Law Number 32 Year 2009 concerning Environmental Protection and Management
Authors: Rafiq
Trisna, Wessy
Febrianto, Wahyu
Keywords: pencegahan kerusakan lingkungan
pidana lingkungan hidup
uupplh
environmental damage prevention
environmental crime
Issue Date: 5-Oct-2020
Publisher: Universitas Medan Area
Series/Report no.: NPM;198400134
Abstract: Undang-undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan Dan Pengelolaan Lingkungan Hidup? Kedua, bagaimana contoh tindak pidana dalam pidana lingkungan hidup? Metode penelitian: Jenis penelitian ini adalah penelitian normatif. Penelitian normatif yang dimaksud yaitu penelitian yang objek kajiannya meliputi norma atau kaidah dasar, asas-asas hukum, peraturan perundang-undangan, perbandingan hukum, doktrin, serta yurisprudensi. Hasil dan pembahasan: Pidana (straf) menurut hukum positif sebagai suatu penderitaan yang bersifat khusus. Penderitaan tersebut menurut Van Hammel dijatuhkan oleh kekuasaan yang berwenang untuk menjatuhkan pidana atas nama Negara sebagai penanggung jawab ketertiban hukum umum bagi seorang pelanggar. Penderitaan itu dikenakan semata-mata karena orang tersebut telah melanggar suatu peraturan hukum yang harus ditegakkan oleh Negara. Kesimpulan: Faktor tersering penyebab kerusakan lingkungan hidup adalah disebabkan oleh kerusakan yang dibuat oleh manusia dan dampaknya bisa berupa pencemaran tanah, udara, air, penumpukan sampah, kerusakan hutan. Pencegahan kerusakan lingkungan hidup melalui UU no. 23 tahun 2009 berupa upaya hukum pidana untuk memberikan efek jera bagi pelaku perusak lingkungan hidup adalah faktor manusia, maka upaya terbaik adalah UU no. 23 tahun 2009. Saran: Perlu dilakukan sosialisasi khusus kepada masyarakat mengenai UU no. 23 tahun 2009. Identification of the Problems: How to prevent environmental damage based on Law Number 32 of 2009 concerning Environmental Protection and Management? Second, what are examples of criminal acts in environmental crimes? Research methods: This research is a normative study . Normative research in question is the research object of study includes basic norms or rules , principles of law , legislation , comparative law , doctrine and jurisprudence , as for the formulation of the problem of this research are : first , how the prevention of environmental damage by Law law No. 32 of 2009 on the Protection and Management of the Environment? Second, how the case of a crime in environmental crime ? Results and Discussion: Criminal ( straf ) according to the positive law as an affliction of a special nature. According to Van Hammel suffering imposed by the competent authority to convict on behalf of the State as the responsible order hukm common for an offender. Suffering is imposed solely because the person has violated a rule of law that must be enforced by the State . Conclusion: The most common factor that causes environmental damage is caused by damage made by humans and the impact can be in the form of contamination of soil, air, water, accumulation of garbage, and forest damage. Prevention of environmental damage through Law no. 23 of 2009 in the form of criminal law efforts to provide a deterrent effect for perpetrators of environmental destruction is the human factor, so the best effort is Law no. 23 of 2009.
Description: 67 Halaman
URI: http://repository.uma.ac.id/handle/123456789/16672
Appears in Collections:SP - Criminal Law

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
198400134 - Wahyu Febrianto - Fulltext.pdfCover, Abstract, Chapter I, II, III, V, Bibliography1.29 MBAdobe PDFView/Open
198400134 - Wahyu Febrianto - Chapter IV.pdf
  Restricted Access
Chapter IV280.15 kBAdobe PDFView/Open Request a copy


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.