Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uma.ac.id/handle/123456789/16635
Title: Rancang Bangun Alat Press Biopellet
Other Titles: Biopellet Press Tool Design
Authors: Idris, Muhammad
Ibrahim, Husin
Siregar, Batara Anggi
Keywords: briket
pneumatik
mesin pembuat briket
briquette
pneumatic
briquette making machine
Issue Date: 26-Jan-2021
Publisher: Universitas Medan Area
Series/Report no.: NPM;158130071
Abstract: Untuk mengatasi kelangkaan energi limbah biomassa dapat dimanfaatkan sebagai sumber energi alternatife. Penggunaan secara langsung limbah tersebut tidak ekonomis karena kandungan energinya sangat rendah. Solusinya adalah dengan melakukan proses pemadatan limbah biomassa. Limbah ampas tebu dan ampas kelapa dapat digunakan sebagai alternatif bahan bakar, sehingga dapat diaplikasikan untuk mengurangi bahan bakar fosil. Pada penelitian ini dirancang alat untuk memadatkan limbah biomassa untuk limbah ampas kelapa dan ampas tebu sehingga menjadi biopelet dan menganalisa rapat massa biopelet dari campuran ampas kelapa dan ampas tebu dengan perbandingan 50:50, 60:40 dan 70:30. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh rapat massa terendah dari biopelet dengan perbandingan campuran 50:50 yaitu 0,049 kg/m3 dan rapat massa tertinggi diperoleh pada perbandingan campuran 70:30 yaitu 0,058 kg/m3. To overcome the scarcity of energy, biomass waste can be used as an alternative energy source. Direct use of these wastes is not economical because their energy content is very low. The solution is to carry out a biomass waste compaction process. Sugarcane and coconut dregs waste can be used as an alternative fuel, so it can be applied to reduce fossil fuels. In this study, a tool was designed to compact the biomass waste for coconut and bagasse waste so that it became a biopelet and analyze the biopelet mass density of a mixture of coconut dregs and bagasse with a ratio of 50:50, 60:40 and 70:30. Based on the results of the study, the lowest mass density of biopelets was obtained with a 50:50 mixture ratio of 0.049 kg / m3 and the highest mass density was obtained at a mixture ratio of 70:30, namely 0.058 kg /m3.
Description: 48 Halaman
URI: http://repository.uma.ac.id/handle/123456789/16635
Appears in Collections:SP - Mechanical Engineering

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
158130071 - Batara Anggi Siregar - Fulltext.pdfCover, Abstract, Chapter I, II, III, V, Bibliography1.51 MBAdobe PDFView/Open
158130071 - Batara Anggi Siregar - Chapter IV.pdf
  Restricted Access
Chapter IV879.62 kBAdobe PDFView/Open Request a copy


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.