Please use this identifier to cite or link to this item: https://repositori.uma.ac.id/handle/123456789/12482
Full metadata record
DC FieldValueLanguage
dc.contributor.authorNasution, Hasyimsyah-
dc.date.accessioned2020-11-24T04:14:33Z-
dc.date.available2020-11-24T04:14:33Z-
dc.date.issued2019-07-29-
dc.identifier.urihttps://repositori.uma.ac.id/handle/123456789/12482-
dc.descriptionMari kita awali pembahasan ini dengan melihat firman Allah dalam Al-Qur’an surat Ar- Ruum ayat 54 yang artinya, “Allah, Dialah yang menciptakan kamu dari keadaan lemah, kemudian Dia menjadikan (kamu) sesudah keadaan lemah itu menjadi kuat, kemudian Dia menjadikan (kamu) sesudah kuat itu lemah (kembali) dan beruban. Dia menciptakan apa yang dikehendaki-Nya dan Dialah Yang Maha Mengetahui lagi Maha Kuasa.” Ayat ini memberi penjelasan kepada kita bahwa ada 3 tahapan kehidupan, yaitu lemah, kuat, kemudian lemah lagi serta beruban.Oleh karena itu tentu juga tidak memadai jika orang tua memasukkan anaknya ke sekolah agama kemudian setelah itu lepas tangan tanpa pengawasan begitu saja. Dapat kita simpulkan bahwa kenakalan itu mungkin tidak bisa dihentikan, tapi bisa diarahkan menjadi hal yang sangat potensial apabila ada sinergi dari komponen-komponen masyarakat. demikian saja, semoga bermanfaat untuk kita.en_US
dc.description.abstractLet us start this discussion by looking at the word of Allah in the Al-Qur'an Sura Ar- Ruum verse 54 which means, "Allah, He who created you from a weak state, then He made (you) after the weak state became strong, then He made (you) after being strong was weak (returned) and gray. He creates what He wills and He is the All-Knower, the Almighty. " This verse explains to us that there are 3 stages of life, namely weak, strong, then weak again and gray. Therefore, of course it is also inadequate if parents send their children to religious schools and then let go of their hands without supervision. We can conclude that the delinquency may not be stopped, but it can be directed into something that is very potential if there is synergy from community components. just like that, hopefully useful for us.en_US
dc.description.sponsorshipBuletin Taqwa Universitas Medan Area Periode Juli 2019en_US
dc.language.isoiden_US
dc.publisherUniversitas Medan Areaen_US
dc.subjectsyariaten_US
dc.subjectislamen_US
dc.subjectkonsepen_US
dc.subjectremajaen_US
dc.titleKonsep Syariat Islam Dalam Menanggulangi Kenakalan Remaja Secara Terintegrasien_US
dc.title.alternativeThe Concept of Islamic Sharia in Overcoming Juvenile Delinquency Integrated Manneren_US
dc.typeArticleen_US
Appears in Collections:Buletin Taqwa

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
Hasyimsyah nasution - Konsep Syariat Islam Dalam menanggulangi Kenakalan remaja Secara terintegrasi.pdfArticle202.97 kBAdobe PDFView/Open


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.