Please use this identifier to cite or link to this item: https://repositori.uma.ac.id/handle/123456789/12402
Full metadata record
DC FieldValueLanguage
dc.contributor.authorNasution, Hasyimsyah-
dc.date.accessioned2020-11-13T03:09:11Z-
dc.date.available2020-11-13T03:09:11Z-
dc.date.issued2019-06-17-
dc.identifier.urihttps://repositori.uma.ac.id/handle/123456789/12402-
dc.description.abstractKalau ditanya, apakah yang paling asasi dalam hidup ini? Atau kalau kita buat semacam rumusan yang pendek, apa sebetulnya hak asasi manusia yang paling asasi? Dalam versi barat barang kali sering kita mendengarnya dengan istilah kebebasan, liberty, freedom, atau liberal. Tapi kalau kita pertanyakan, apakah kebebasan itu yang paling hakiki dalam hidup? Sesungguhnya tidak. Karena suatu hal banyak yang menjadi malapetaka berawal dari adanya kebebasan. Kalau begitu apa yang paling asasi dalam hidup manusia? Sepanjang pengamatan saya dan didukung oleh sejumlah literatur, yang paling asasi itu adalah kasih sayang.en_US
dc.language.isoiden_US
dc.publisherUniversitas Medan Areaen_US
dc.subjectsilaturrahimen_US
dc.subjectera digitalen_US
dc.titleKiat Membangun Silaturrahim di Era Digital 4.0en_US
dc.title.alternativeTips for Building Friendship in the Digital Era 4.0en_US
dc.typeArticleen_US
Appears in Collections:Buletin Taqwa

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
Hasyimsyah Nasution - Kita Membangun Silaturahim di Era Digital 4.0.pdfarticle211.66 kBAdobe PDFView/Open


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.