Please use this identifier to cite or link to this item: https://repositori.uma.ac.id/handle/123456789/11659
Full metadata record
DC FieldValueLanguage
dc.contributor.advisorWarijo-
dc.contributor.advisorKariono-
dc.contributor.authorMarpaung, Mawanda sari-
dc.date.accessioned2020-02-14T03:04:06Z-
dc.date.available2020-02-14T03:04:06Z-
dc.date.issued2018-05-
dc.identifier.urihttps://repositori.uma.ac.id/handle/123456789/11659-
dc.descriptionUntuk meningkatkan pelaksanaan pemerintahan yang lebih berdaya guna dan berhasil guna, bersih, akuntabel, dan dalam rangka mewujudkan good governance, Badan Kepegawaian Daerah Kota Tanjungbalai telah melaksanakan berbagai macam program untuk mengoptimalkan kinerja pegawai di lingkungan Pemerintah Kota Tanjungbalai. Aparatur Badan Kepegawaian Daerah Kota Tanjungbalai merupakan unsur aparatur pemerintahan, serta pelayan masyarakat, kinerjanya sering dihadapkan pada sorotan negatif dari banyak pihak, terutama yang berkaitan dengan kebijakan pengangkatan pegawai negeri sipil dalam jabatan struktural, penataan pegawai, dan penempatan pegawai.Peraturan Pemerintah Nomor 46 tahun 2011 tentang Penilaian Prestasi Kerja Pegawai Negeri Sipil yang mengganti DP3 (Daftar Penilaian Pelaksanaan Pekerjaan) yang diberlakukan sejak 1 Januari 2014, bertujuan agar penilain melalui DP3 yang selama ini hanya bersifat kualitatif dan subyektif, menjadi penilaian target-target yang jelas dan terukur melalui dokumen Sasaran Kinerja Pegawai (SKP). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja pegawai di Badan Kepegawaian Daerah Kota Tanjungbalai, dlihat dari aspek kreativitas, kualitas kerja, kuantitas kerja dan ketepatan waktu. Metode yang digunakan adalah metode campuran (mix methode), yaitu penggabungan antara pendekatan kuantitatif dengan kualitatif. Sampel penelitian sebanyak 52 orang, dan informan penelitiannya diambil secara purposive sampling, yaitu Kepala BKD, sekretaris BKD dan para Kepala Bidang. Analisis data dilakukan secara deskriftif.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kinerja pegawai pada Badan Kepagawaian Daerah Kota Tanjungbali yang dilihat dari aspek produktivitas, kualitas kerja, kuantitas kerja dan ketepatan waktu, secara umum menjukkan hasil yang baik.Terkait dengan kinerja pegawai, permasalahan yang melingkupi adalah kurang adanya inisiatif dari para pegawai dalam meningkatkan kuantitas/jumlah hasil pekerjaannya, kurangnya kemampuan para pegawai dalam penggunaan alat bantu pekerjaan, dan kurangnya komunikasi diantara sesama pegawai dalam melaksanakan atau menyelesaikan pekerjaan.en_US
dc.description.abstractTo improve the implementation of a more effective and efficient, clean, accountable, and in the context of realizing good governance, the Regional Personnel Board of Tanjungbalai City has implemented various programs to optimize the performance of employees in the Government of Tanjungbalai. The personnel apparatus of the Regional Personnel Agency of Tanjungbalai City is an element of the government apparatus, as well as the public servant, whose performance is often faced with negative attention from many parties, especially with regard to the policy of appointment of civil servants in structural positions, staffing and staffing. Government Regulation No. 46 of 2011 on the Performance Appraisal of Civil Servants who replaced DP3 (List of Job Implementation Assessment) which was enacted since January 1, 2014, aims to make penilain through DP3 which has been only qualitative and subjective, to the assessment of clear targets and measured through the Employee Performance Target (SKP) document. This study aims to analyze the performance of employees in the Regional Personnel Board of Tanjungbalai City, seen from the aspects of creativity, quality of work, quantity of work and punctuality. The method used is a mixed method (mix methode), which is a combination of quantitative and qualitative approaches. The sample of research is 52 people, and the researcher is taken by purposive sampling, ie Head of BKD, BKD secretary and Head of Division. Data analysis was done descriptively. The results of this study indicate that the performance of employees at the Regional Board of Personnel Tanjungbali seen from the aspect of productivity, quality of work, quantity of work and timeliness, generally menjukkan good results. Related to employee performance, the problems that surrounds is the lack of initiative from employees in increasing the quantity / amount of work, lack of ability of employees in the use of job aids, and lack of communication among fellow employees in implementing or completing the work.en_US
dc.language.isoiden_US
dc.publisherUniversitas Medan Areaen_US
dc.relation.ispartofseriesNPM;-
dc.subjectemployee performanceen_US
dc.subjectproductivityen_US
dc.subjectquality of worken_US
dc.subjectquantity of worken_US
dc.subjecttimelinessen_US
dc.subjectkinerja pegawaien_US
dc.subjectproduktivitasen_US
dc.subjectkualitas kerjaen_US
dc.subjectkuantitas kerjaen_US
dc.subjectketepatan waktuen_US
dc.titleAnalisis Evaluasi Kinerja Aparatur Sipil Negara, Studi di Badan Kepegawaian Daerah Kota Tanjungbalaien_US
dc.typeThesisen_US
Appears in Collections:MT - Master of Public Administration

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
161801077 - MAWANDA SARI MARPAUNG - Fulltext.pdfCover, Abstract, Chapter I, II, III, Biblioghraphy1.12 MBAdobe PDFView/Open
161801077 - MAWANDA SARI MARPAUNG - Chapter IV.pdfChapter IV1.2 MBAdobe PDFView/Open


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.