Please use this identifier to cite or link to this item: https://repositori.uma.ac.id/handle/123456789/11508
Title: Analisa Kekuatan Tarik dan Lentur Sambungan Las Baja ST-41 Dengan Media Pendingin Oli SAE10W-40
Authors: Agustono, Hani
metadata.dc.contributor.advisor: Umroh, Bobby
Zulfikar
Keywords: oil;weld;cooling;oli
Issue Date: 19-Sep-2019
Publisher: Universitas Medan Area
Series/Report no.: NPM;158130026
Abstract: The ST-41 material welding is commonly used by utilizing SMAW weld; however, it is needed to analyze the tensile strength where it is here as the reference to mechanical properties or the ST-41 ability in withstanding shear and bending loads. Besides the flow strength, another variable is cooling media also take effect towards the material mechanical properties but it needs to be conducted further research about this problem. The purpose of the research is to find out the effects of air and cooling media of SAE 10W-40 oil on the tensile and flexural static strengths after the welding process using the SMAW method. Then, the ASTM E8 using a threepoint bending method is utilized as the static testing to test the flexural static. Furthermore, after conducting the test and study, the result revealed that using oil liquid as the cooling media by dipping the welding result until cool had a lower tensile stress strength value of 296.378 MPa. For the air cooling, it had the highest tensile stress value of 326.888 MPa. Whereas values of oil flexural strength were lower of -1307,56 MPa, and air cooling had a higher flexural strength of -1549,701 MPa.
Description: Pengelasan material ST-41 lazim digunakan menggunakan las SMAW, namun perlu kiranya untuk mengkaji tentang kekuatan tarik dimana kekuatan tarik disini sebagai acuan sifat mekanik atau kemampuan ST-41 menahan beban geser dan beban lentur. Selain dari kuat arus, variabel yang lain adalah media pendingin juga berpengaruh terhadap sifat mekanik material namun perlu dilakukan kajian lebih lanjut terhadap permasalahan ini. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan pengaruh media pendingin oli SAE 10W-40 dan udara terhadap kekuatan statik tarik dan kekuatan statik lentur setelah proses pengelasan metode SMAW. Pengujian statik tarik menggunakan ASTM E8 dan menggunakan metode three point bending untuk pengujian statik lentur. Setelah melakukan pengujian dan pembahasan diketahui bahwa menggunakan cairan oli sebagai media pendingin dengan cara mencelupkan hasil lasan hingga dingin memiliki nilai kekuatan tegangan tarik lebih rendah yaitu sebesar 296,378 MPa dan untuk pendingin udara memiliki nilai tegangan tarik tertinggi yaitu 326,888 MPa. Sedangkan nilai untuk kekuatan lentur oli lebih rendah yaitu sebesar -1307.56 MPa dan untuk pendingin udara memiliki nilai kekuatan lentur lebihn tinggi yaitu -1549.701 MPa.
URI: https://repositori.uma.ac.id/handle/123456789/11508
Appears in Collections:SP - Mechanical Engineering

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
158130026 - Hani Agustono - Fulltext.pdfCover, Abstract, Chapter I, II, III, Biliography3.31 MBAdobe PDFView/Open
158130026 - Hani Agustono - Chapter IV.pdf
  Restricted Access
Chapter IV1.45 MBAdobe PDFView/Open Request a copy


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.