Please use this identifier to cite or link to this item:
Title: Analisis Keseimbangan Lintasan Produksi Pakan Ternak Dengan Metode Moodie Young Pada PT.Gold Coin Indonesia-Medan Mill
Authors: Siregar, Ninny
Munthe, Sirmas
Fahrozi, Rahmad
Keywords: balance delay
line efficiency
smoothness index
Issue Date: 20-Sep-2019
Publisher: Universitas Medan Area
Series/Report no.: NPM;158150012
Abstract: PT. Gold Coin Indonesia-Medan Mill is a company engaged in animal feed production which produces about 500,000 tons per year. The existing process on the production floor is still non optimal since there is an imbalance in the production process which causes a long time in finishing work. So it is needed a line balancing in order that the production process can be performed optimally and efficiently. The Moodie Young method was used in this study because it is one of the lines balancing method which able to solve the problem in the line balancing and the result obtained is near to efficient. The aims of this study are to determine the balancing of the work station and to determine the line efficiency, balance delay, and smoothness index. The result revealed that there was a merging of work station, from 9 to 6 work stations so the idle time in each station is more minimum. Furthermore, the results of actual line balancing are namely: balance delay of 48.81%, line efficiency of 51.04%, and smoothness index of 2704.75. Whereas the results using the Moodie Young method are balance delay of 23.22%, line efficiency of 76.77%, and smoothness index of 476.83 so it can produce a production capacity of 537,600 tons per year. Thus, line balancing using the Moodie Young method has a better balancing level because it has a higher line efficiency also lower balance delay value and lower smoothness index from the actual data of the company.
Description: PT. Gold Coin Indonesia-Medan Mill adalah suatu perusahaan yang bergerak dibidang usaha produksi pakan ternak yang memproduksi sekitar 500.000 ton per tahun. Proses yang ada di lantai produksi dinilai masih belum optimal karena ketidakseimbangan pada proses produksi yang mengakibatkan lamanya waktu untuk menyelesaikan suatu pekerjaan. Dibutuhkan penyeimbangan lintasan agar proses produksi dapat dilakukan lebih optimal dan efisien. Metode moodie young adalah salah satu metode keseimbangan lintasan yang mampu memecahkan permasalahan pada keseimbangan lintasan dan hasil yang didapat mendekati efisien. Tujuan dari penelitian ini adalah menentukan keseimbangan stasiun kerja dan menentukan line efficiency, balance delay, dan smoothness index. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat penggabungan stasiun kerja, dari 9 stasiun kerja menjadi 6 stasiun kerja sehingga waktu menganggur disetiap stasiun lebih minimum. Selanjutnya hasil dari penyeimbangan lintasan aktual balance delay 48,81%, line efficiency 51,04% dan smoothness index 2704,75. Sedangkan hasil penyeimbangan lintasan penelitian menggunakan metode moodie young, balance delay 23,22%, line efficiency 76,77% dan smoothness index 476,83 sehingga menghasilkan kapasitas produksi 537.600 ton per tahun. Dapat disimpulkan bahwa penyeimbangan lintasan produksi menggunakan metode moodie young memiliki tingkat keseimbangan yang lebih baik karena memiliki nilai line efficiency yang besar serta nilai balance delay dan smoothnes index yang kecil dari aktual perusahaan.
Appears in Collections:SP - Industrial Engineering

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
158150012 - Rahmad Fahrozi - Fulltext.pdfCover, Abstract, Chapter I,II,III, Bibliography2.8 MBAdobe PDFView/Open
158150012 - Rahmad Fahrozi - Chapter IV.pdf
  Restricted Access
Chapter IV1.35 MBAdobe PDFView/Open Request a copy

Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.