Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uma.ac.id/handle/123456789/9888
Title: Analisis Tugas dan Fungsi BAPPEDA terhadap Pelaksanaan Koordinasi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Bener Meriah Tahun 2017
Authors: Miranda, Setiadi
Advisor: Nasution, Irwan
Matondang, Armansyah
Keywords: koordinasi;coordination;bappeda
Issue Date: 26-Sep-2018
Publisher: Universitas Medan Area
Abstract: The 2012-2017 Regional Medium Term Development Plan (RPJMD) prepared by the BAPPEDA of Bener Meriah District has its own goals, strategies and policy directions so that the development goals to achieve the vision and mission of Bener Meriah District can be realized, but there are still obstacles to implementation. so that the RPJMD targets and targets are not implemented optimally. Therefore, the authors are interested in examining the Task and Function of the Bappeda on the Implementation of the 2017 Bener Meriah District RPJMD Coordination and the Factors that Inhibit the Implementation of the Coordination of 2017 Bener Meriah District Medium Term Development Plans (RPJMD) that have been implemented. The research method used with this type of qualitative research approach is descriptive as a method of data analysis. Data collection techniques used by the authors in this study are interview techniques, documentation and observation questionnaires. Based on the analysis, the implementation of regional development coordination carried out by BAPPEDA of Bener Meriah District in accordance with its main tasks and functions through inter-sector coordination meetings and SKPD, Forum Group Discussion (FGD), as well as through village, subdistrict, district, provincial and national musrenbang there are still obstacles. Constraints faced were frequent delays in the collection of SKPK work plans and other supporting data which resulted in BAPPEDA in coordinating difficulties in implementing development planning.
Description: Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2012-2017 yang disusun oleh BAPPEDA kabupaten Bener Meriah memiliki sasaran, strategi, dan arah kebijakan masing-masing agar tujuan pembangunan untuk mencapai visi dan misi Kabupaten Bener Meriah dapat terwujud, tetapi pada pelaksanaannya juga masih terdapat kendala, sehingga target dan sasaran RPJMD tidak terlaksana dengan maksimal. Oleh sebab itu, penulis tertarik meneliti tentang Tugas Dan Fungsi Bappeda Terhadap Pelaksanaan Koordinasi RPJMD Kabupaten Bener Meriah Tahun 2017 serta Faktor-faktor Apa yang Menghambat Pelaksanaan Koordinasi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Bener Meriah Tahun 2017 yang telah dilaksanakan. Metode penelitian yang digunakan dengan jenis pendekatan penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif sebagai metode analisis data. Teknik pengumpulan data yang digunakan penulis dalam penelitian ini adalah teknik wawancara, angket dokumentasi dan observasi. Berdasarkan analisis Pelaksanaan pengkoordinasian pembangunan daerah yang dilaksanakan BAPPEDA Kabupaten Bener Meriah sesuai dengan tupoksinya melalui rapat koordinasi antar bidang dan SKPD, Forum Group Discussion (FGD), serta melalui musrenbang tingkat Desa, Kecamatan, Kabupaten, Provinsi dan Nasional masih terdapat kendala. Kendala yang dihadapi yaitu seringnya keterlambatan dalam hal pengumpulan rencana kerja SKPK dan data pendukung lainnya yang mengakibatkan BAPPEDA dalam berkoordinasi mengalami kesulitan pelaksanaan perencanaa pembangunan.
URI: http://repository.uma.ac.id/handle/123456789/9888
Appears in Collections:SP - Government Science

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
Setiadi Miranda - Fulltext.pdfFulltext937.15 kBAdobe PDFView/Open


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.