Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uma.ac.id/handle/123456789/9829
Title: Analisa Perencanaan Runway di Bandara Senubung Gayo Lues Aceh
Authors: Malik, Adam
Advisor: Nurmaidah
Ardan, Melloukey
Keywords: boeing 737 200;bandar udara
Issue Date: 2018
Publisher: Universitas Medan Area
Abstract: An airport is an area of land and or water with certain limits used as a place for aircraft landing and takeoff, up and down passenger, loading and unloading of goods, the airport is an important infrastructure in air transportation activities in each country, especially Indonesia which is a State islands where air transport plays an important role for the smooth activity of its inhabitants. The increasing need of the community in using the aircraft, the government will develop the dimension of the runway at Gayo Lues Airport. From the pioneering foundation to the national foundation, this is in because Gayon Lues Airport can be used in larger planes. The goal is to know Runway requirement for up to 15 years of use, Runway length analysis in accordance with ICAO Annex 14 provisions and Ministerial Decree as comparison of landing equipment facility. In this case, several numerical and argumentative assumptions are used in the planning of Gayo Lues Aceh Airport Amphitheater for the Boeing 737-200 plan aircraft. And from result of research can be concluded result of planning of runway along 3366,29 m.
Description: Bandar Udara adalah kawasan di daratan dan atau perairan dengan batas-batas tertentu yang digunakan sebagai tempat pesawat udara mendarat dan lepas landas, naik turun penumpang, bongkar muat barang. Bandar Udara merupakan prasarana penting dalam kegiatan transportasi udara pada setiap Negara khususnya Indonesia yang merupakan Negara kepulauan dimana transportasi udara sangat berperan penting bagi kelancaran aktivitas penduduknya. Semakin meningkatnya kebutuhan masyarakat dalam menggunakan Pesawat maka pihak Pemda akan mengembangkan dimensi landasan pacu di Bandar Udara Senubung Gayo Lues dari landasan perintis menjadi landasan Nasional, Hal ini di karenakan agar Bandar Udara Senubung Gayo Lues dapat di gunakan pesawat yang lebih besar. Tujuannya adalah mengetahui kebutuhan Runway untuk penggunaan hingga 15 tahun yang akan datang, Analisis runway length sesuai dengan ketentuan ICAO Annex 14 dan Keputusan Menteri sebagai pembanding fasilitas alat bantu pendaratan. Dalam hal ini digunakan beberapa asumsi yang bersifat numeris dan argumentatif dalam perencanaan landas pacu Bandar Udara Senubung Gayo Lues Aceh untuk pesawat rencana jenis Boeing 737-200. Dan dari hasil penelitian dapat di simpulkan hasil perencanaan runway sepanjang 3366,29 m.
URI: http://repository.uma.ac.id/handle/123456789/9829
Appears in Collections:SP - Civil Engineering

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
Adam Malik - fulltext.pdfFulltext2.31 MBAdobe PDFView/Open


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.