Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uma.ac.id/handle/123456789/9825
Title: Analisa Penggunaan Pasir Pantai sebagai Pengganti Agregat Halus Terhadap Kuat Tekan Mortar (Penelitian)
Authors: Salmonda, Pipit
Advisor: Hermanto, Edy
Amsuardiman
Keywords: pasir pantai;kuat tekan;mortar;sand;compressive strength
Issue Date: 2018
Publisher: Universitas Medan Area
Abstract: Sand is one of the building materials needed by the community. Demand people to have a place to stay quite high, in line population growth. Mining activities carried out detrimental impact. Losses can result in direct or in the future. As the balance of nature and landslides. One alternative to reduce these losses is find new materials that function similarly to sand or finding land for new sand for example coastal areas or the beach. In this study used sand beaches in the north Sumatera coast field mirror. The addition of sand made to meet public demand especially the coastal area. Field observations have shown that coastal communities have used the sand in the mortar to build houses or building. Compressive strength of average mortar with the use of sand for building materials such as mortar to do with composition : a PC that is composed of cement 1:4 sand beaches, compressive strength average of the mortar the age of 14 days and 28 days respectively 10 peaches objects test cube with a size of 15 x15 x15 cm in the tasting of compressive strength and density mortar. The results showed that the use of sand us an alternative filler mortar in the test results of the cube shows the compressive strength of the average mortar within 14 days amounted to 60,6 kg/cm2 in the use of beach sand pure (not washed) and 182,22 kg/cm2 for the compressive srenght within 28 days. Ten to teh results of the compressive strength average use beach sand is not pure (washed) worth 251,51 kg/cm2 in 14 days and 336,44 kg/cm2 for compressive strength value of the average mortar within 28 days.
Description: Pasir merupakan salah satu bahan bangunan yang diperlukan oleh masyarakat. Permintaan masyarakat untuk memiliki tempat tinggal cukup tinggi, seiring dengan pertumbuhan jumlah penduduk. Aktivitas penambangan dilakukan terus menerus, bila tidak memperhatikan aturan atau pertimbangan yang bijaksana dapat menimbulkan dampak yang sangat merugikan. Kerugian bisa berakibat langsung atau dimasa depan. Seperti keseimbangan alam dan longsor. Salah satu alternatif untuk mengurangi kerugian-kerugian tersebut yaitu menemukan bahan baru yang berfungsi sama dengan pasir atau mencari lahan pasir baru misalnya didaerah pesisir atau pantai. Pada penelitian ini dipergunakan pasir pantai yang ada dipantai cermin Medan Sumatera Utara. Penambahan pasir dilakukan untuk memenuhi permintaan masyarakat khususnya masyarakat didaerah pantai. Pengamatan dilapangan telah menunjukkan bahwa masyarakat pesisir pantai telah menggunakan pasir pantai dalam mortar untuk membangun rumah atau bangunan. Kuat tekan rata-rata mortar dengan pemakaian pasir pantai untuk bahan bangunan seperti mortar dapat dilakukan dengan komposisi : PC yang tersusun atas semen 1:4 pasir pantai , kuat tekan rata-rata mortar tersebut umur 14 hari dan 28 hari masing-masing 10 buah benda uji kubus dengan ukuran 15 x 15 x 15 cm dalam pengujian kuat tekan dan berat jenis mortar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan pasir pantai sebagai alternatif bahan pengisi mortar dari hasil pengujian kubus menunjukkan kuat tekan rata-rata mortar dalam 14 hari sebesar 60,6 kg/cm2 dalam penggunaan pasir pantai murni (Tidak Dicuci) dan 182,22 kg/cm2 untuk nilai kuat rata-ratanya dalam 28 hari. Kemudian untuk nilai kuat tekan rata-rata penggunaan pasir pantai tidak murni (Dicuci) senilai 251,51 kg/cm2 dalam 14 hari dan 336.
URI: http://repository.uma.ac.id/handle/123456789/9825
Appears in Collections:SP - Civil Engineering

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
Pipit Salmonda - Fulltext.pdfFulltext2.06 MBAdobe PDFView/Open


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.