Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uma.ac.id/handle/123456789/9781
Title: Perbedaan Kemandirian Ditinjau dari Jenis Kelamin pada Mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Medan Area Stambuk 2017
Authors: Saragih, Ulfha Naybella
Advisor: Nuraini
Anwar, Hairul
Keywords: kemandirian;jenis kelamin;independence;gender
Issue Date: 31-Aug-2018
Publisher: Universitas Medan Area
Abstract: Independence is a major problem for adolescents because independence is one of the developmental tasks of adolescence. A child will move away from the characteristic dependence of childhood to the independence that characterizes an adult. In today's the development of independence becomes a very important issue as more and more teenagers are faced with difficult decisions about lifestyle, values, and behavior. Many factors that affect the independence of which is the gender. This study aims to determine the differences of independence in terms of sex. Hypothesis proposed namely: there is a difference in independence in terms of sex. Men have a higher independence than women. The study's target audience is a list of 146 people psychology faculty university of medan area, consisting of 60 men and women 86. The sampling technique used was random sampling. The measuring tool used is the scale of independence. Based on result of data analysis using SPSS 21.0 using technique of analysis of one way anava, obtained value F = 0,003; p = 0.959 (p> 0.05). Based on the results of the analysis, it is known that the independence variable has an empirical average (RE) of 70.5411 and the hypothetical average (RH) of 75 which means independence on the subject is low. The conclusion obtained from this research is there is no significant difference of independence in terms of sex.
Description: Kemandirian merupakan masalah utama bagi remaja karena kemandirian merupakan salah satu tugas perkembangan pada masa remaja. Seorang anak akan bergerak meninggalkan ketergantungan yang menjadi karakteristik pada masa kanak-kanak menuju kemandirian yang menjadi ciri orang dewasa. Pada zaman sekarang ini perkembangan kemandirian menjadi isu yang sangat penting karena remaja semakin banyak dihadapkan pada keputusan yang sukar tentang gaya hidup, nilai-nilai, dan perilaku. Banyak faktor yang mempengaruhi kemandirian diantaranya yaitu jenis kelamin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemandirian ditinjau dari jenis kelamin. Hipotesis yang diajukan yaitu : ada perbedaan kemandirian ditinjau dari jenis kelamin. Dimana laki-laki memiliki kemandirian yang lebih tinggi dari pada perempuan. Subjek dalam penelitian ini adalah mahasiswa mahasiswi fakultas psikologi universitas medan area stambuk 2017 dengan jumlah subjek 146 orang, yang terdiri dari laki-laki 60 dan perempuan 86. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah random sampling. Alat ukur yang digunakan adalah skala kemandirian. Berdasarkan hasil analisis data menggunakan SPSS 21.0 menggunakan teknik analisis anava 1 jalur (one way anava), diperoleh nilai F = 0,003 ; p = 0,959 (p>0,05). Berdasarkan hasil analisis, diketahui variabel kemandirian mempunyai rerata empirik (RE) sebesar 70,5411 dan rerata hipotetik (RH) sebesar 75 yang berarti kemandirian pada subjek tergolong rendah. Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian ini adalah tidak ada perbedaan yang signifikan kemandirian ditinjau dari jenis kelamin.
URI: http://repository.uma.ac.id/handle/123456789/9781
Appears in Collections:SP - Psychology

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
Ulfha Naybella Saragih - Fulltext.pdfFulltext871.46 kBAdobe PDFView/Open


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.