Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uma.ac.id/handle/123456789/9755
Title: Peran Pengadilan dalam Pembatalan Perjanjian Jual Beli Tanah di Bawah Tangan (Studi Kasus Putusan No.471/Pdt.G/2016/PN.Mdn)
Authors: Rahayu, Suci
Advisor: Lubis, Elvi Zahara
Syaputra, M Yusrizal Adi
Keywords: pengadilan;pembatalan;perjanjian;jual beli tanah;court;cancellation;agreement
Issue Date: 27-Sep-2018
Publisher: Universitas Medan Area
Abstract: The background of the discussion of this research is about the Role of the Court in Cancellation of the Land Sale and Purchase Agreement by analyzing cases taken from the Medan District Court. In this connection, this research takes issue about: What are the factors behind the cancellation of the land purchase agreement through a court decision, how is the legal consequence of the cancellation of the land purchase agreement through a court decision and the last is how is legal protection for parties in the implementation of the sale and purchase of land. The review of literature in this study presents a review of the notion of land, sale and purchase agreements, power of the court and cancellation of the agreement. The theories proposed are theories of legal certainty, justice theory and legal protection theory. The method used in this thesis research is normative or doctrinal law research, namely research conducted by examining library material (secondary data) or library legal research. The results of the research and discussion are: Factors that influence the cancellation of the sale and purchase agreement are: the sale and purchase price agreed upon in the contract of sale and purchase is not paid by the buyer until the agreed period, the land documents needed for the process transfer of land rights (sale and purchase of land in front of PPAT) has not been completed until the agreed period, the object of sale and sale turns out in the future in a dispute, the parties do not repay their obligations in paying taxes and the binding agreement on land sale is canceled by the parties. The legal consequences of the cancellation of the land sale and purchase agreement are; the parties must fulfill their obligations as agreed. The Sale and Purchase Agreement is made in an authentic deed so as to provide legal protection and certainty for the parties who made it.
Description: Latar belakang pembahasan penelitian ini adalah tentang Peran Pengadilan Dalam Pembatalan Perjanjian Jual Beli Tanah dengan menganalisis kasus yang diambil dari Pengadilan Negeri Medan. Sehubungan dengan hal tersebut maka penelitian ini mengambil permasalahan tentang: Bagaimana faktor-faktor yang melatar belakangi terjadinya pembatalan akta pengikatan jual beli tanah melalui putusan pengadilan, bagaimana akibat hukum dari pembatalan akta pengikatan jual beli tanah melalui putusan pengadilan serta yang terakhir adalah bagaimana perlindungan hukum bagi para pihak dalam pelaksanaan pengikatan jual beli tanah. Tinjauan tentang kepustakaan dalam penelitian ini mengetengahkan penelaahan tentang pengertian tanah, perjanjian jual beli, kekuasaan pengadilan serta pembatalan perjanjian. Teori-teori yang diajukan adalah teori kepastian hukum, teori keadilan dan teori perlindungan hukum. Metode yang dipergunakan dalam penelitian skripsi ini adalah normatif atau penelitian hukum doktriner, yaitu penelitian yang dilakukan dengan cara meneliti bahan pustaka (data sekunder) atau penelitian hukum perpustakaan. Hasil penelitian dan pembahasan adalah: Faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya pembatalan akta pengikatan jual beli adalah: harga jual beli yang telah disepakati dalam perjanjian pengikatan jual beli tidak dilunasi oleh pihak pembeli sampai jangka waktu yang telah diperjanjikan, dokumen-dokumen tanahnya yang diperlukan untuk proses peralihan hak atas tanah (jual beli tanah dihadapan PPAT) belum selesai sampai jangka waktu yang telah diperjanjikan, obyek jual beli ternyata dikemudian hari dalam keadaan sengketa, para pihak tidak melunasi kewajibannya dalam membayar pajak serta perjanjian Pengikatan jual beli tanah tersebut dibatalkan oleh para pihak. Akibat hukum dari pembatalan perjanjian pengikatan jual beli tanah adalah; para pihak harus memenuhi kewajibannya terlebih dahulu sebagaimana yang telah diperjanjikan. Perjanjian Pengikatan Jual Beli dibuat dalam suatu akta otentik sehingga memberikan perlindungan dan kepastian hukum bagi para pihak yang membuatnya.
URI: http://repository.uma.ac.id/handle/123456789/9755
Appears in Collections:SP - Civil Law

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
Suci Rahayu - Fulltext.pdfFulltext3.18 MBAdobe PDFView/Open


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.