Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uma.ac.id/handle/123456789/9735
Title: Hubungan antara Kontrol Diri dengan Prokrastinasi Kerja pada Pegawai Negeri Sipil Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Penataan Ruang
Authors: Siregar, Khairin Soradita Alamsyah
Advisor: Siregar, Farida Hanum
Aisyah, Siti
Keywords: prokrastinasi kerja;kontrol diri;self control;work procrastination
Issue Date: 14-Aug-2018
Publisher: Universitas Medan Area
Abstract: Work procrastination is a postponement at work which is doing by individu, by carrying out other activities that are not related to the main work. One of the factors that affect the work procrastination is self control. This study is aims to know the relationship between self control and work procrastination of government employees in Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Penataan Ruang. Self control is an ability to manage, guide, and arrange the physical processes, psychological and behavioral, so it can lead individu to get the decision that can bring positive consequences. Sample in this study were government employees of dinas perumahan kawasan pemukiman dan penataan ruang in penataan ruang dan pertanahan division only, which amounted to 35 subjects. The sampling technique is using Purposive sampling. Both scales are arranged on a Likert scale. Data analysis is using Product Moment, in order to to analyze the relationship between one independent variable and one dependent variable. Based on the results of this study, known that there is a significant negative relationship between self control and work procrastination of government employees in Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Penataan Ruang. It is shown by the coefisien rxy = -0,523 ; p = 0,000 so p <0,01 which means that the higher self control then the lower the work procrastination, and reverse the lower self control then the higher work procrastination. Other results that also known from this study are determinant coefficient (r2)= 0,274%. It means that self-control has 27.4% effect on work procrastination and there are 72.6% of other factors outside of self-control. So it can be concluded that the hypothesis is accepted.
Description: Prokrastinasi kerja merupakan perilaku penundaan pekerjaan yang dilakukan oleh individu, dengan melakukan aktivias lain yang tidak berhubungan dengan pekerjaan tersebut. Salah satu faktor yang mempengaruhinya ialah kontrol diri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan Kontrol Diri dengan Prokrastinasi Kerja pada Pegawai Negeri Sipil Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Penataan Ruang. Kontrol diri adalah kemampuan untuk menyusun, membimbing, serta mengatur proses-proses fisik, psikologis dan perilaku individu agar mengarah pada keputusan yang dapat membawa konsekuensi positif. Populasi dalam penelitian ini adalah PNS Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Penataan Ruang dengan sampel penelitian sebanyak 35 orang. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling. Kedua skala disusun berdasarkan skala likert. Analisa data menggunakan Product Moment, digunakan untuk menganalisis hubungan antara satu variabel bebas dengan satu variabel terikat. Hasil analisis diketahui terdapat hubungan negatif yang signifikan antara kontrol diri dengan prokrastinasi kerja. Hal ini ditunjukan dari koefisien rxy = -0,523 ; p = 0,000 berarti p <0,01 yang berarti bahwa semakin rendah kontrol diri maka semakin tinggi prokrastinasi kerja pada pegawai. Hasil lain yang diperoleh dari penelitian ini koefisien determinan (r2)= 0,274. Artinya kontrol diri memberikan pengaruh sebesar 27,4% terhadap prokrastinasi kerja dan terdapat 72,6% pengaruh faktor lain di luar kontrol diri. Dengan demikian hipotesis diterima.
URI: http://repository.uma.ac.id/handle/123456789/9735
Appears in Collections:SP - Psychology

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
Khairin Soradita Alamsyah Siregar - Fulltext.pdfFulltext2.62 MBAdobe PDFView/Open


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.