Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uma.ac.id/handle/123456789/9705
Title: Perlindungan Hukum Terhadap Korban Tindak Pidana Pencurian Ditinjau dari Kajian Victimologi (Studi Putusan No. 20/Pid.B/2017/PN.Mdn)
Authors: Sitorus, Jhovindo
Advisor: Zulyadi, Rizkan
Trisna, Wessy
Keywords: perlindungan hukum;tindak pidana pencurian;korban;legal protection;criminal act;victim
Issue Date: 2018
Publisher: Universitas Medan Area
Abstract: Victimologi is the study of victims including the relationship between the victim and the perpetrator, as well as the interaction of the victims and the justice system. Protection of the victims of the crime of theft is the protection by law number 13 year 2006 on the protection of witnesses and Victims are all the efforts the fulfillment of rights and the granting of aid to provide a sense of security to the victim who mandatory implemented by institutions of witness protection and Victim (LPSK) or any other institution in accordance with the provisions.This protection is afforded in all stages of criminal justice proceedings in the judicial environment.The following are the rights of victims and witnesses in laws number 13 Year 2006 on the protection of witnesses and Victims article 5.All efforts are aimed at providing a sense of security to the sacrifice made by the family, social institutions, advocates, police, prosecutors, the courts, or the other party either temporarily or on the basis of the determination of the Court. The problems in this research are about legal protection against victims of crime of theft and legal arrangement regulating criminal acts of theft with the study of the verdict number: 20 / Pid.B / 2017 / PN Mdn. The theory used in this research is the theory of justice is the theory of the main virtues in social institutions, as the truth in the system of thought. The method of research in this writing is a normative method that collects literature data that is legislation, law books, judges verdict, mass media and scientific journals related to the problems discussed in this thesis. The result and discussion of this research is about the protection of victims of criminal theft based on decision number: 20 / Pid.B / 2017 / Pn Mdn, based on the principle or theory of justice is not fair in the absence of restitution or compensation to the victim, and judge consideration is pay attention things that lighten and burden and pay attention to the absence of justification and forgiving
Description: Victimologi merupakan ilmu yang mempelajari tentang korban termasuk hubungan antara korban dan pelaku, serta interaksi korban dan sistem peradilan. Perlindungan terhadap korban tindak pidana pencurian adalah perlindungan menurut Undang-undang Nomor 13 tahun 2006 tentang Perlindungan Saksi dan Korban adalah segala upaya pemenuhan hak dan pemberian bantuan untuk memberikan rasa aman kepada korban yang wajib dilaksanakan oleh Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) atau lembaga lainnya sesuai dengan ketentuan. Perlindungan ini diberikan dalam semua tahap proses peradilan pidana dalam lingkungan peradilan. Berikut ini adalah hak-hak korban dan saksi dalam Undang-undang Nomor 13 Tahun 2006 tentang Perlindungan Saksi dan Korban Pasal 5. Segala upaya yang ditujukan untuk memberikan rasa aman kepada korban yang dilakukan oleh pihak keluarga, advokat, lembaga sosial, kepolisian, kejaksaan, pengadilan, atau pihak lainnya baik sementara maupun berdasarkan penetapan pengadilan. Permasalahan dalam penelitian ini adalah mengenai perlindungan hukum terhadap korban tindak pidana pencurian dan pengaturan hukum yang mengatur tentang tindak pidana pencurian dengan studi putusan nomor : 20/Pid.B/2017/PN Mdn. Teori yang dipakai dalam penelitian ini adalah teori keadilan yaitu teori tentang kebajikan utama dalam institusi sosial,sebagaimana kebenaran dalam sistem pemikiran. Metode penelitian dalam penulisan ini adalah metode normatif yang mengumpulkan data kepustakaan yaitu peraturan perundang-undangan, buku-buku hukum, putusan hakim, media massa dan jurnal ilmiah yang berhubungan dengan permasalahan yang dibahas dalam skripsi ini. Hasil dan pembahasan penelitian ini adalah mengenai perlindungan terhadap korban tindak pidana pencurian berdasarkan nomor putusan : 20/Pid.B/2017/Pn Mdn, berdasarkan asas atau teori keadilan tidaklah adil karena tidak adanya restitusi atau ganti rugi terhadap korban, dan pertimbangan hakim adalah memperhatikan hal-hal yang meringankan dan memberatkan serta memperhatikan tidak adanya alasan pembenar dan pemaaf menjatuhkan pidana berupa pidana penjara selama 2 tahun terhadap pelaku.
URI: http://repository.uma.ac.id/handle/123456789/9705
Appears in Collections:SP - Criminal Law

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
Jovindo Sitorus - Fulltext.pdfFulltext1.1 MBAdobe PDFView/Open


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.