Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uma.ac.id/handle/123456789/9677
Title: Analisis Terhadap Putusan Majelis Hakim dalam Tindak Pidana Pemaksaan secara Bersama-Sama (Studi Putusan Nomor: 388/Pid.B/2016/PN.Mdn)
Authors: Purba, Andrianto Prasetia
Advisor: Hidayani, Sri
Harahap, Dessy Agustina
Keywords: korban;pemaksaan secara bersama-sama;perlindungan hukum;victims;coercion together;legal protection
Issue Date: 2018
Publisher: Universitas Medan Area
Abstract: Coercion is one of the most difficult phenomena to be lost in people's lives, coercive actions that often occur such as beatings and physical violence or using firearms.Analysis of the decision of the panel of judges in coercion of coercion together is all efforts to fulfill the rights and the provision of assistance to provide a sense of security to the victim that must be carried out by a protection institution or other institution in accordance with the provisions of the legislation.Which applies to article 335 paragraph 1 of the Criminal Code.The problems in this study are about the legal consequences of coercive victims, and the legal protection of coercive victims together, and the judge's judgment in imposing penalties on coercive behavior together on the decision Number : 388/Pid.B/2016/Pn.Mdn. The theory used in research is the theory of legal certainty and the theory of justice. Research Methods in Writing This is a method of Normative Juridical researchers who collect library data, namely laws and regulations, law books, judge decisions, mass media, and scientific journals related to the problems discussed in this thesis. The results and discussion of this research is about the legal protection of victims of coercive crime jointly based on decision Number: 388/Pid.B/2016/Pn.Mdn this is only a provision of restitution and punishment based on the principle or theory of justice is unfair, and judges' consideration is to pay attention to mitigating and burdensome matters and to observe the absence of justification and forgiveness.
Description: Pemaksaan adalah salah satu fenomena yang sulit hilang didalam kehidupan msayarakat, berbagai tindakan pemaksaan yang sering terjadi seperti pemukulan dan kekerasan fisik maupun menggunakan senjata api. Analisis terhadap putusan majelis hakim dalam tindak pidana Pemaksaan Secara Bersama-sama adalah segala upaya pemenuhan hak dan pemberian bantuan untuk memberikan rasa aman kepada korban yang wajib dilaksanakan oleh lembaga perllindungan atau lembaga lainnya sesuai dengan ketentuan perundang-undangan.Yang dimana diterapkanya Pasal 335 ayat 1 (KUHP), Permasalahan dalam penelitian ini adalah tentang akibat hukum terjadinya korban pemaksaan secara bersama-sama, serta perlindungan hukum terhadap korban pemaksaan secara bersama-sama, dan pertimbangan hakim dalam menjatuhkan hukuman terhadap pelaku pemaksaan secara bersama-sama pada putusan Nomor : 388/Pid.B/2016/Pn.Mdn. Teori yang dipakai dalam penelitihan ini adalah Teori Kepastian Hukum danTeori Keadilan. Metode Penelitihan Dalam Penulisan ini adalah metode peneliti Yuridis Normatif yang mengumpulkan data kepustakaan yaitu peraturan perundang-undangan, buku-buku hukum, putusan hakim, Media massa,dan jurnal ilmiah yang berhubungan dengan permasalahan yang dibahas dalam skripsi ini. Hasil dan Pembahasan penelitihan ini adalah mengenai Perlindungan Hukum terhadap Korban Tindak Pidana Pemaksaan secara Bersasma-sama berdasarkan Nomor Putusan : 388/Pid.B/2016/Pn.Mdn ini hanya berupa pemberian restitusi dan hukuman yang berdasarkan asas atau teori keadilan tidaklah adil, dan pertimbangan hakim adalah memperhatikan hal-halyang meringankan dan memberatkan serta memperhatikan tidak adanya alasan pembenaran dan pemaaf menjatuhkan pidana berupa pidana penjara 5 (lima) bulan terhadap pelaku.
URI: http://repository.uma.ac.id/handle/123456789/9677
Appears in Collections:SP - Criminal Law

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
Andrianto Prasetia Purba - Fulltext.pdfFulltext6.16 MBAdobe PDFView/Open


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.