Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uma.ac.id/handle/123456789/9631
Title: Strategi Peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Kabupaten Padang Lawas (Studi Kasus: Sektor Pajak Restoran/ Rumah Makan)
Authors: Siregar, Ali Hasan
Advisor: Nasution, M. Husni Thamrin
Nasution, Irwan
Keywords: strategi;peningkatan pendapatan;pendapatan asli daerah;strategy;income
Issue Date: 2017
Publisher: Universitas Medan Area
Abstract: PAD is one of the most important elements of APBD formation, if the PAD increases then it is likely that APBD will also increase. Therefore, it is necessary to have a planned and systematic effort to continue to improve the key sectors of PAD. This is done because from year to year the contribution of Padang Lawas to APBD experiencing dynamics, that is sometimes down and sometimes up. The low or small contribution of the PAD needs to be the attention of the interested parties. In short, the need for a new strategy or the development of existing strategies to continue to boost PAD Padang Lawas. One way is to intensify the PAD-building sectors, one of which is from the tax sector. The purpose of this study is to find out the Government's strategy in increasing the Local Own Revenue (PAD) from the restaurant tax sector, and to find the factors that inhibit and support the increase of Local Own Revenue from the restaurant tax sector in Padang Lawas Regency. Analysis of the date used by writer in this research is qualitative descriptive research that is used to research on natural object condition and done to independent variable that is without making comparison or connect with other variable. Based on this research, the result of the strategy is to optimize the existing internal strengths such as the availability of SOP regulations, the quality of apparatus resources and high employee commitment. Then minimize internal weakness factors such as functional technical capability, standardized workload and inadequate means of infrastructure.
Description: PAD merupakan salah satu elemen terpenting pembentuk APBD, bila PAD meningkat maka dengan kemungkinan besar APBD juga ikut meningkat. Karena itu, perlu adanya suatu upaya yang terencana dan sistematis untuk terus berupaya meningkatkan sektor-sektor utama PAD. Hal ini dilakukan karena dari tahun ke tahun sumbangsih PAD Padang Lawas terhadap APBD mengalami dinamika, yaitu terkadang turun dan terkadang naik. Rendah atau masih kecilnya sumbangan PAD tersebut perlu menjadi perhatian pihak-pihak yang berkepentingan. Pendek kata, perlu adanya suatu strategi baru ataupun pengembangan strategi yang telah ada untuk terus mendongkrak PAD Kabupaten Padang Lawas. Salah satu cara yang ditempuh adalah dengan mengintensifkan sektor-sektor pembentuk PAD, yang salah satunya adalah dari sektor pajak. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi Pemerintah dalam meningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pajak rumah makan, dan untuk menemukan faktor-faktor yang menghambat dan mendukung peningkatan Pendapatan Asli Daerah dari sektor pajak rumah makan di Kabupaten Padang Lawas. Analisa data yang digunakan penulis dalam ini adalah Penelitian deskriptif kualitatif yaitu digunakan untuk meneliti pada kondisi obyek yang alamiah dan dilakukan terhadap variabel mandiri yaitu tanpa membuat perbandingan atau menghubungkan dengan variabel lainnya. Berdasarkan penelitian ini diperoleh hasil Strategi yang dilakukan adalah mengoptimalkan kekuatan internal yang sudah ada seperti yang telah tersedianya perda SOP, kualitas sumber daya aparatur dan komitmen karyawan yang tinggi. Kemudian meminimalisir faktor kelemahan internal seperti halnya kemampuan teknis fungsional, beban kerja yang belum terstandarisasi dan sarana prasaran yang sudah tidak memadai.
URI: http://repository.uma.ac.id/handle/123456789/9631
Appears in Collections:SP - Public Administration

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
Ali Hasan Siregar - Fulltext.pdfFulltext908.06 kBAdobe PDFView/Open


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.