Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uma.ac.id/handle/123456789/9542
Title: Uji Efektivitas Pupuk Organik Cair (POC) dari Kulit Pisang Kepok dan Urine Sapi pada BIbit Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq) di Pembibitan Utama
Authors: Harahap, Awal Hamdani
Advisor: Pane, Erwin
Gusmeizal
Keywords: bibit kelapa sawit;limbah kulit pisang;urine sapi;oil palm seeedlings;banana peel waste;cow urine
Issue Date: 22-Sep-2018
Publisher: Universitas Medan Area
Abstract: This study aims to determine the effect of giving liquid organic fertilizer (POC) from kepok banana peel and cow urine on oil palm seedlings in the main nursery, carried out at the Faculty of Agriculture Experimental Garden Medan University Area Jalan No.1 Medan Estate, Percut Sei Tuan District with altitude of 22 m above sea level and flat topography. This research was carried out from April to July 2018 The research method used in this study was factorial randomized block design (RBD), with 2 (two) treatment factors, namely: 1) Factors of liquid organic fertilizer (POC) from kepok banana peel (A) consisted of 5 treatment levels, namely : A01 = without treatment (positive control), A02 = 50% from chemical fertilizer recommendations (negative control), A1 = POC kepok banana skin with a concentration of 20 ml / liter, A2 = POC kepok banana skin with a concentration of 40 ml / liter, A3 = POC kepok banana skin with a concentration of 60 ml / liter; and 2) Factors for cow urine administration (N) consisted of 4 levels of treatment, namely: N0 = without administration of cow urine POC, N1 =: POC of beef urine with a concentration of 22.5 ml / liter, N2 = POC of cow urine with a concentration of 45 ml / liter, N3 = POC cow urine with a concentration of 67.5 ml / liter. Each treatment was repeated 2 (two) times so there were 40 experimental plots. Each experiment consisted of 5 plants with 3 sample plants. The parameters observed in this study consisted of seed height, stem diameter, number of leaves and leaf area From the results of the research that has been carried out, it can be concluded as follows: 1) POC giving Kepok banana skin waste has a significant effect on seed height, stem diameter, number of leaves and leaf area of oil palm seedlings. In this case the provision of kepok banana skin waste with a concentration of 60 ml / liter is the best treatment in supporting the growth and development of oil palm seedlings; 2) The administration of POC for cow urine significantly affected the height of the seedlings, the number of leaves and leaf area, but the effect was not significant on the diameter of the oil palm seedling stems. The administration of POC urine with a concentration of 67.5 ml / liter resulted in better seedling growth than other treatments; and 3) The interaction between the two treatment factors showed no significant effect on the growth of oil palm seedlings.
Description: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk organik cair (POC) dari kulit pisang kepok dan urine sapi pada bibit kelapa sawit di pembibitan utama, dilaksanakan di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Medan Area Jalan Kolam No.1 Medan Estate, Kecamatan Percut Sei Tuan dengan ketinggian tempat 22 m dari permukaan laut dan topografi datar. Penelitian ini dilaksanakan mulai dari bulan April sampai dengan bulan Juli 2018. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) secara faktorial, dengan 2 (dua) faktor perlakuan, yakni : 1) Faktor pupuk organik cair (POC) dari kulit pisang kepok (A) terdiri dari 5 taraf perlakuan, yaitu : A01 = tanpa perlakuan (kontrol positif), A02 = 50 % dari rekomendasi pemupukan kimia (kontrol negatif), A1 = POC kulit pisang kepok dengan konsentrasi 20 ml/liter, A2 = POC kulit pisang kepok dengan konsentrasi 40 ml/liter, A3 = POC kulit pisang kepok dengan konsentrasi 60 ml/liter; dan 2) Faktor pemberian urin sapi (N) terdiri dari 4 taraf perlakuan, yaitu : N0 = tanpa pemberian POC urin sapi, N1 =: POC urin sapi dengan konsentrasi 22,5 ml/liter, N2 = POC urin sapi dengan konsentrasi 45 ml/liter, N3 = POC urin sapi dengan konsentrasi 67,5 ml/liter. Masing-masing perlakuan diulang sebanyak 2 (dua) kali sehingga terdapat 40 plot percobaan. Setiap percobaan terdiri dari 5 tanaman dengan 3 tanaman sampel. Adapun parameter yang diamati dalam penelitian ini terdiri dari tinggi bibit, diameter batang, jumlah daun dan luas daun. Dari hasil penelitian yang telah dilaksanakan dapat diambil kesimpulan sebagai berikut : 1) Pemberian POC limbah kulit pisang kepok berpengaruh nyata terhadap tinggi bibit, diameter batang, jumlah daun dan luas daun bibit kelapa sawit. Dalam hal ini pemberian limbah kulit pisang kepok dengan konsentrasi 60 ml/liter merupakan perlakuan yang terbaik dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan bibit kelapa sawit; 2) Pemberian POC urine sapi berpengaruh nyata terhadap tinggi bibit, jumlah daun dan luas daun, tetapi berpengaruh tidak nyata terhadap diameter batang bibit kelapa sawit. Pemberian POC urin sapi dengan konsentrasi 67.5 ml/liter menghasilkan pertumbuhan bibit yang lebih baik dibandingkan perlakuan lainnya dan 3) Interaksi antara kedua faktor perlakuan menunjukkan berpengaruh tidak nyata terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit.
URI: http://repository.uma.ac.id/handle/123456789/9542
Appears in Collections:SP - Agricultural Technology

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
Awal Hamdani Harahap - Fulltext.pdfFulltext1.38 MBAdobe PDFView/Open


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.