Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uma.ac.id/handle/123456789/9512
Title: Pengaruh Stres Kerja dan Motivasi Terhadap Kinerja Karyawan PT. Nestle Indofood Citarasa Indonesia Tbk Kantor Cabang Medan
Authors: Nursasongko, Prasetyo
Advisor: Wijaya, Muslim
Siregar, Muslim
Keywords: stres kerja;motivasi kerja;kinerja karyawan
Issue Date: 2016
Publisher: Universitas Medan Area
Description: Stres kerja dan motivasi kerja merupakan faktor yang berpengaruh terhadap kinerja karyawan. Kinerja tinggi dapat membantu perusahaan untuk mendapatkan keuntungan, sisi lain kinerja rendah dapat menimbulkan kerugian finasial kepada perusahaan. PT. Nestle Indofood Citarasa Indonesia Tbk Kantor Cabang Medan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh stres kerja dan semangat kerja terhadap kinerja karyawan pada PT. Nestle Indofood Citarasa Indonesia Tbk Kantor Cabang Medan. Populasi dalam penelitian ini yaitu karyawan PT. Nestle Indofood Citarasa Indonesia Tbk Kantor Cabang Medan 44 orang, sedangkan teknik penentuan sampel menggunakan rumus slovin. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dan merupakan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui bentuk pengaruh antara 2 variabel atau lebih. Jenis penelitian merupakan penelitian assosiatif. Assosiatif adalah statistik yang digunakan untuk menganalisis data dengan cara mendeskripsikan atau menggambarkan data yang telah terkumpul sebagaimana adanya. Hasil analisis regresi linear berganda yaitu Y = 6,845 + 0,464X1 + 1,040X2+3,016 yang menunjukan stres kerja dan semangat kerja berpengaruh positif dan simultan terhadap kinerja karyawan. Hasil uji t dimana nilai signifikannya untuk variabel stres kerja (0,000) lebih kecil dibandingkan 5% (0,05) atau t hitung = 5,873 > t tabel 1,68195. Hasil regresi korelasi sebesar 0,464. Hasil uji t dimana nilai signifikannya untuk variabel semangat kerja (0,000) lebih kecil dibandingkan 5% (0,05) atau t hitung = 6,662 > t tabel 1,1998. Hasil regresi korelasi sebesar 1,040, artinya stres kerja dan semangat kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan. Kemudiam koefisien determinasi (R2) sebesar 0,650%. Sehingga dapat dikaitkan bahwa 65% variasi variabel terikat yaitu stres kerja dan semangat kerja pada model dapat menjelaskan kinerja karyawan sedangkan sisanya sebesar 35% dipengaruhi oleh variabel lain dari luar model.
URI: http://repository.uma.ac.id/handle/123456789/9512
Appears in Collections:SP - Management

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
Prasetyo Nursasongko - Fulltext.pdfFulltext1.91 MBAdobe PDFView/Open


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.