Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uma.ac.id/handle/123456789/9300
Title: Tinjauan Yuridis Pencabutan Gugatan dan Akibat Hukum pada Sengketa Keperdataan (Studi Kasus Penetapan No. 628/Pdt.G/2017/PN.Mdn)
Authors: Ardi, M Maulana
Advisor: Munawir, Zaini
Hidayani, Sri
Keywords: pencabutan gugatan;sengketa keperdataan;removal of claims;defendants of claims
Issue Date: 31-May-2018
Publisher: Universitas Medan Area
Abstract: The cessation of a civil proceeding may also be unilaterally committed by the plaintiff by revoking a lawsuit which he has filed with the court, prior to the proceeding of the proceeding on the subject matter, such as acceptance answers from the defendant, the new trial process up to the calling process of the parties both the plaintiff and the defendant. This is what happened in the case No. 628 / Pdt.G / 2017 / PN.Medan, where the plaintiffs are Legiyah, Women, Age 54 years old, Indonesian Citizenship, Islam, Occupation Occupation, live on Jln. Teratai Dusun VIII, Angsana Bandar Khalipah Village, Percut Sei Tuanerawan Sub district, Serdang District, Has revoked civil cases registered in the District Court with No. 628 / Pdt.G / 2017 / PN.Medan. The problem in this research is how the factors causing the revocation of lawsuit in civil dispute, What are the formal requirements and procedures according to civil procedure law regarding the revocation of the civil suit in court, how the judges consideration and the legal effect of the revocation of lawsuit in the case of 628 / Pdt.G / 2017 / PN.Medan. The method for research of this thesis is Normative Research, analysis technic research is library research and, take qualitative analytics research is to drawing and explored the problem and than give analytics. Result for researching is The proceedings of the lawsuit occurred because of several factors such as, there had been peace between the parties both inside and outside the court, the plaintiff felt that his lawsuit could not be won, and the formal requirements of the lawsuit could not be fulfilled by the plaintiff and the claim had been fulfilled by the defendant; The formal requirement in the dismissal of the lawsuit is Before the defendant submits an answer, the lawsuit may be revoked without the defendant's consent. If the defendant has filed a suit, the suit may be revoked by the defendant's permission. The judge's consideration in the above case is in accordance with the facts in the hearing that according to the minutes of the hearing, when the Plaintiff filed a petition for the revocation of the a quo proceeding, the Defendant's proceedings have not yet reached the response / answer, so that the legal judicial does not require the consent of the parties Defendant (vide article 271 Jo Article 272 Registration op de voordering RV).
Description: Pencabutan gugatan menunjukkan bahwa pihak penggugat tidak siap dalam membuat legal standing dari gugatannya sehingga menimbulkan ketidakpastian dalam proses berperkara. Pencabutan gugatan menimbulkan akibat bagi para pihak yaitu demi hukum para pihak kembali pada keadaan semula sebagaimana halnya sebelum gugatan diajukan, seolah-oleh diantara para pihak tidak pernah terjadi sengketa atau menimbulkan akibat hukum yang baru bagi para pihak. Berdasarkan perkara No. 628/Pdt.G/2017/PN.Mdn setelah pihak penggugat mencabut gugatan nya terhadap para pihak, apakah kemudian penggugat tidak dapat melakukan gugatan kembali dalam kasus atau perkara yang sama. Hal inilah yang terjadi dalam perkara Nomor 628/Pdt.G/2017/PN.Medan, dimana pihak penggugat yakni Legiyah, telah mencabut perkara perdata yang diregistrasi di pengadilan Negeri dengan Nomor 628/Pdt.G/2017/PN.Medan. Rumusan masalah penelitian ini adalah Bagaimana faktor penyebab pencabutan gugatan pada sengketa keperdataan, Bagaimana persyaratan dan prosedur formal menurut hukum acara perdata tentang pencabutan gugatan keperdataan di pengadilan, Bagaimana pertimbangan hakim dan akibat hukum pencabutan gugatan didalam perkara 628/Pdt.G/2017/ PN.Medan. Metode Penelitian skripsi ini adalah Penelitian Normatif, dengan teknik pengumpulan data library research (penelitian kepustakaan), analisa data yang digunakan adalah kualitatif dengan menggambarkan permasalahan yang terjadi dan menganalisanya. Hasil penelitian mendapatkan bahwa Pencabuatan gugatan dipengadilan karena beberapa faktor, pertama, sudah terjadi perdamaian diantara para pihak. Kedua, penggugat merasa bahwa gugatannya tidak dapat dimenangkan, dan ketiga, persyaratan formal dari gugatan tidak dapat dipenuhi oleh pengggugat serta tuntutan sudah dipenuhi oleh tergugat. Syarat formal dalam pencabutan gugatan adalah Sebelum tergugat mengajukan jawaban, gugatan dapat dicabut tanpa izin tergugat dan Apabila tergugat sudah mengajukan gugatan jawaban, gugatan dapat dicabut atas izin tergugat. Pertimbangan hakim dalam kasus diatas adalah sesuai dengan fakta dalam persidangan diantaranya bahwa berdasarkan berita acara persidangan, pada saat Penggugat mengajukan permohonan pencabutan pergara a quo, pihak Tergugat acara persidangan belum sampai dengan tanggapan/ jawaban, sehingga secara yuridis pencabutan perkara tidak perlu mendapat persetujuan dari pihak Tergugat (vide pasal 271 Jo. Pasal 272 Reglement op de voordering RV). Disarankan kepada pengadilan untuk membentuk prosedur pencabutan gugatan dengan jelas. Disarankan kepada para pihak agar sebelum mendafarkan gugatannya di pengadilan untuk menempuh mediasi atau Alternatif dispute resolution supaya perkara tidak menumpuk dipengadilan.
URI: http://repository.uma.ac.id/handle/123456789/9300
Appears in Collections:SP - Civil Law

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
M. Maulana Ardi - fulltext.pdfFulltext1.02 MBAdobe PDFView/Open


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.