Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uma.ac.id/handle/123456789/9287
Title: Evaluasi Iklim Keselamatan Kerja dengan Menggunakan Metode NOSACQ-50 di PT. PP London Sumatera Indonesia, Tbk
Authors: Lubis, Nurhamidah Rizki
Advisor: Mustafa, Kamil
Hasibuan, Chalis Fajri
Keywords: iklim keselamatan kerja;nosacq-50;uji mann whitney;uji kruskal wallis;safety climate
Issue Date: 24-May-2018
Publisher: Universitas Medan Area
Abstract: The safety climate is a shared perception between company management and workers in dealing with safety related issues within the company. A high level of safety reflects that companies already have the same perception. While the low work safety climate illustrates that companies still have different perceptions. And differences in perception within the company cause work accidents. Because work accidents stem from unsafe behavior, and unsafe behavior begins with different perceptions of work. The purpose of this research is to evaluate the safety of work at PT. PP. London Sumatra Indonesia Turangie POM where every year there are work accidents. This measurement is done by using The Nordic Occupational Safety Climate Questionnaire (NOSACQ-50) which consists of 7 working climate dimensions such as; Management's commitment and safety capability; Empowerment of work safety management; Fairness of work safety management; Workers' commitment to safety; Worker safety priorities and hazard tolerance are not tolerated; Learning, communication, and trust; Belief in the effectiveness of occupational safety systems. Based on test results Mann Whitney and Kruskal Wallis stated there is no significant difference in work safety climate in occupational group, sex, age and duration of work. While in the education group there is a significant difference for the dimension of the empowerment of work safety, so it needs to be given a suggestion of improvement of the safety climate to improve the safety climate in the company in order to avoid more work accidents in the next year.
Description: Iklim keselamatan merupakan persepsi bersama antara manajemen perusahaan dan pekerja dalam menangani masalah terkait dengan keselamatan kerja di dalam perusahaan. Iklim keselamatan kerja yang tinggi menggambarkan bahwa perusahaan sudah memiliki persepsi yang sama. Sedangkan iklim keselamatan kerja yang rendah menggambarkan bahwa perusahaan masih memiliki persepsi yang berbeda. Dan perbedaan persepsi di dalam perusahaan menyebabkan terjadinya kecelakaan kerja. Karena kecelakaan kerja berawal dari perilaku tidak aman, dan perilaku tidak aman berawal dari persepsi kerja yang berbeda. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi keselamatan kerja di di PT. PP. London Sumatra Indonesia, Tbk Turangie POM dimana setiap tahunnya masih terjadi kecelakaan kerja. Pengukuran ini dilakukan dengan menggunakan metode The Nordic Occupational Safety Climate Questionnaire (NOSACQ-50) yang terdiri dari 7 dimensi iklim kerja seperti; Komitmen dan kemampuan keselamatan kerja manajemen, Pemberdayaan keselamatan kerja manajemen, Keadilan keselamatan kerja manajemen, Komitmen pekerja terhadap keselamatan kerja, Prioritas keselamatan pekerja dan tidak ditoleransinya risiko bahaya, Pembelajaran, komunikasi, dan kepercayaan, Kepercayaan terhadap keefektifan sistem keselamatan kerja. Berdasarkan hasil uji Mann Whitney dan Kruskal Wallis dinyatakan tidak terdapat perbedaan signifikan iklim keselamatan kerja di kelompok jabatan, jenis kelamin, umur dan lama bekerja. Sedangkan pada kelompok pendidikan terdapat perbedaan yang signifikan untuk dimensi pemberdayaan keselamatan kerja, sehingga perlu diberikan suatu usulan perbaikan iklim keselamatan untuk meningkatkan iklim keselamatan di perusahaan agar tidak terjadi lagi kecelakaan kerja di tahun berikutnya.
URI: http://repository.uma.ac.id/handle/123456789/9287
Appears in Collections:SP - Industrial Engineering

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
Nurhamidah Rizky Lubis - fulltext.pdfFulltext1.18 MBAdobe PDFView/Open


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.