Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uma.ac.id/handle/123456789/9230
Title: Efektivitas Pengelolaan Alokasi Dana Desa Tahun 2017 dalam Upaya Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat di Desa Hessa Perlompongan Kecamatan Air Batu Kabupaten Asahan
Authors: Saragih, Dian Nur Utama
Advisor: Kadir, Abdul
Musthafa, Walid
Keywords: alokasi dana desa;kesejahteraan;alocation of funds;welfare
Issue Date: 30-May-2018
Publisher: Universitas Medan Area
Abstract: Welfare society to be important to note the increase because it is the aspiration of the implementation of the country, this would be a great responsibility, especially for the Government of the Village because it has the authority of the area in the implementation of the government in Indonesian. One of the efforts made by the Government in improving the welfare of society is to provide Allocation of Village Funds every year to each of the respectively the one who is the Hessa Perlompongan in the Air Batu of the Asahan regency of North Sumatera, which is in 2017. The management Allocation of Village Funds for the year 2017 at the Hessa Perlompongan have been set up in a regulation of the Asahan No. 8 Year 2017 Guidelines for Management Allocation Fund of the year 2017 and make improving the welfare of society as one of the goals of its management. Based on this is a writer interested in doing research with the title of the Effectiveness Allocation Fund of the year 2017 In The Improvement of Public Welfare Society in the village of Hessa Perlompongan the Air Batu of the Asahan Regency with using the method of research a qualitative. To measure effectiveness of the management Allocation of Village Funds is a writer trying to fit this research by using the theory put forward by Duncan, namely: Achieving the goal, integration and adaptation. In this study can be described that the management Allocation of Village Funds in 2017 at the Hessa Perlompongan is still not succeeded in creating the improvement of public welfare because there are still problems that impede the achievement of these objectives, such as the amount of funds disbursed from the Government of the to the very limited and a lot of the needs of internal Government of which are filled with the use of Allocation of Village Funds so that no funds are distributed not enough to improve the welfare of society, including the community who works as covered in the Allocation of Village Funds as tutor, the dead bilal, the gravediggers and so forth.
Description: Kesejahteraan masyarakat menjadi hal yang penting untuk diperhatikan peningkatannya karena merupakan cita-cita dari penyelenggaraan negara, hal ini tentu menjadi tanggung jawab besar khususnya bagi Pemerintah Desa karena memiliki wewenang yang luas dalam penyelenggaraan pemerintahan di Indonesia. Salah satu upaya yang dilakukan Pemerintah dalam peningkatan kesejahteraan masyarakatnya ialah memberikan Alokasi Dana Desa (ADD) setiap tahunnya kepada tiap Desa yang ada dimasing-masing Kabupaten, salah satu yang memperolehnya ialah Desa Hessa Perlompongan yang berada di Kecamatan Air Batu Kabupaten Asahan Provinsi Sumatera Utara yaitu pada tahun 2017. Pengelolaan ADD untuk tahun 2017 di Desa Hessa Perlompongan telah diatur dalam Peraturan Bupati Asahan Nomor 8 Tahun 2017 Tentang Pedoman Pengelolaan Alokasi Dana Desa Tahun Anggaran 2017 dan menjadikan peningkatan kesejahteraan masyarakat sebagai salah satu tujuan dari pengelolaannya. Berdasarkan hal inilah penulis tertarik untuk melakukan penilitan dengan judul Efektivitas Pengelolaan Alokasi Dana Desa Tahun 2017 Dalam Upaya Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat di Desa Hessa Perlompongan Kecamatan Air Batu Kabupaten Asahan dengan menggunakan metode penelitian kualitatif. Untuk mengukur kefektifan dari pengelolaan ADD tersebut penulis mencoba menyesuaikan penelitian ini dengan menggunakan teori yang dikemukakan oleh Duncan yaitu: Pencapaian Tujuan, Integrasi dan Adaptasi. Dalam penelitian ini dapat digambarkan bahwa pengelolaan ADD tahun 2017 di Desa Hessa Perlompongan masih belum berhasil menciptakan peningkatan kesejahteraan masyarakat dikarenakan masih adanya kendala yang menghalangi pencapaian tujuan tersebut, misalnya seperti jumlah dana yang disalurkan dari Pemerintah Kabupaten kepada Desa sangat terbatas dan banyak kebutuhan internal Pemerintah Desa yang dipenuhi dengan menggunakan ADD sehingga tidak dana yang disalurkan belum cukup untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, termasuklah masyarakat yang berprofesi sebagaimana tercover dalam ADD seperti guru mengaji, bilal mayit, penggali kubur dan lain sebagainya.
URI: http://repository.uma.ac.id/handle/123456789/9230
Appears in Collections:SP - Public Administration

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
Dian Nur Utama Saragih - Fulltext.pdfFulltext1.06 MBAdobe PDFView/Open


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.