Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uma.ac.id/handle/123456789/898
Title: Tinjauan Yuridis Terhadap Tindak Pidana Penggunaan Alat Penangkap Ikan (Putusan Pengadilan Negeri Medan No. 05/Pid.Sus/PN.MDN)
Authors: Suyanto
Keywords: Tinjauan Yuridis;Tindak Pidana;Alat Penangkapan Ikan
Issue Date: 10-Oct-2015
Publisher: Universitas Medan Area
Abstract: Banyak teknologi penangkapan ikan yang digunakan tidak memperhatikan kelestarian lingkungan termasuk di dalamnya lingkungan perairan, seperti penangkapan ikan yang menggunakan bahan peledak, racun dan alat-alat tangkap yang membahayakan kelestarian sumberdaya ikan yang juga dapat merusak lingkungan perairan. Sumberdaya ikan, meskipun termasuk sumberdaya yang dapat pulih kembali (renewable resources) namun bukanlah tidak terbatas. Oleh karena itu perlu dikelola secara bertanggungjawab dan berkelanjutan. Permasalahan dalam penelitian ini adalah mengenai pertimbangan hukum pidana penjatuhan putusan terhadap pengguna alat penangkap ikan yang mengganggu dan merusak keberlanjutan sumber daya ikan dalam Putusan No.05/Pid.Sus.P/2013/PN.MDN dan akibat ketentuan hukum pidana terhadap pengguna alat penangkap ikan yang mengganggu dan merusak keberlanjutan sumber daya ikan dalam Putusan No.05/Pid.Sus.P/2013/PN.MDN serta upaya pencegahan kasus pidana atas penggunaan alat penangkap ikan yang mengganggu dan merusak keberlanjutan sumber daya ikan dalam Putusan No.05/Pid.Sus.P/ 2013/PN.MDN. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa Pertimbangan hakim di dalam memutus perkara No. 05/Pid. Sus/2013/PN. MDN terdiri dari pertimbangan landasan yuridis, fakta-fakta hukum dan pertimbangan sosiologis dan filosofis. Pertimbangan yuridis, adalah pertimbangan bahwa perbuatan yang didakwa oleh JPU dan diajukan ke muka persidangan telah memiliki landasan hukum. Fakta- hukum merupakan suatu fakta yang dijadikan pertimbangan bagi majelis hakim, fakta–fakta tersebut diperoleh dari keterangan saksi-saksi, terdakwa dan persesuaian antara keterangan saksi dan terdakwa serta barang-barang bukti. Akibat hukum pidana dari penggunaan alat tangkap ikan yang menyebabkan rusaknya atau terganggunya keberlanjutan sumber daya ikan adalah sanksi pidana yang diatur dalam Pasal 85 Undang-Undang No. 45 Tahun 2009 tentang Perikanan. Sanksi pidana tersebut terdiri dari pidana penjara dan pidana denda. Upaya yang dapat dilakukan adalah dengan melaksanakan penegakan hukum, sehingga menimbulkan efek jera dan efek pencegahan bagi pelaku yang belum tertangkap. Penelitian adalah penelitian normatif. Sifat penelitian ini adalah bersifat penelitian deskriptif analitis. Jenis data pada penelitian ini adalah data primer adalah metode pengumpulan data secara langsung dari lapangan yaitu Putusan di Pengadilan Negeri Medan No.05/Pid.Sus.P/2013/PN.MDN, data sekunder adalah sumber bacaan berupa buku-buku. Sedangkan data tersier adalah bahan yang memberikan petunjuk maupun penjelasan terhadap data primer maupun data sekunder. Adapun analisa data penelitian ini yaitu analisa kualitatif.
URI: http://hdl.handle.net/123456789/898
Appears in Collections:SP - Criminal Law

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
138400187_file1.pdfCover1.07 MBAdobe PDFView/Open
138400187_file2.pdfAbstract713.68 kBAdobe PDFView/Open
138400187_file3.pdfIntroduction1.26 MBAdobe PDFView/Open
138400187_file4.pdfChapter I3.01 MBAdobe PDFView/Open
138400187_file5.pdfChapter II5.01 MBAdobe PDFView/Open
138400187_file6.pdfChapter III1.4 MBAdobe PDFView/Open
138400187_file8.pdfReference1.04 MBAdobe PDFView/Open


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.