Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uma.ac.id/handle/123456789/8858
Title: Hubungan Antara Kepercayaan Diri dengan Komunikasi Interpersonal Pada Siswa-Siswi Kelas II SMP Sinar Husni Medan
Authors: Kurniati, Qori
Advisor: Munir, Abdul
Wahyuni, Nini Sri
Keywords: kepercayaan diri dan komunikasi interpersonal
Issue Date: May-2013
Publisher: Universitas Medan Area
Description: Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan antara kepercayaan diri dengan komunikasi interpersonal, dimana yang menjadi subjek penelitian ini adalah para siswa kelas II di SMP Sinar Husni Medan. Sejalan dengan pembahasan yang ada dalam landasan teori, maka hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini berbunyi: terdapat hubungan yang positif signifikan antara kepercayaan diri dengan komunikasi interpersonal. Artinya semakin tinggi kepercayaan diri, maka semakin baik komunikasi interpersonal dan sebaliknya semakin rendah kepercayaan diri, maka akan semakin buruk komunikasi interpersonal. Dalam upaya membuktikan hipotesis tersebut, digunakan metode analisis data korelasi Product Moment, dimana berdasarkan pengolahan data, diperoleh hasil-hasil sebagai berikut: 1). Terdapat hubungan positif yang sangat siginifikan antara kepercayaan diri dengan komunikasi interpersonal. Hasil ini dibuktikan dengan koefisien korelasi rxy = 0,464 ; p < 0,010. Semakin tinggi kepercayaan diri maka semakin baik komunikasi interpersonal, dan sebaliknya semakin rendah kepercayaan diri maka semakin buruk komunikasi interpersonal. Dengan demikian maka hipotesis yang telah diajukan · dalam penelitian ini, dinyatakan diterima. Kepercayaan diri memberikan andil sebesar 21,5% terhadap komunikasi interpersonal. Dari hasil ini diketahui bahwa masih terdapat 78,5% pengaruh dari faktor lain terhadap komunikasj interpersonal, dimana faktor lain tersebut dalam penelitian ini tidak dilihat, diantaranya keterampilan berkomunikasi, sikap, tingkat pendidikan, dan sistem sosial budaya. 2). Kepercayaan diri para siswa tergolong tinggi, sebab mean empirik (122,832) selisihnya dengan nilai rata-rata hipotetik (107,5) melebihi bilangan SD atau SB nya, yakni 13,667. Kemudian komunikasi interpersonal para siswa tergolong baik, sebab nilai rata-rata empirik (108, 786) lebih besar daripada nilai rata-rata hipotetik (92,5) dimana selisihnya melebihi bilangan SD atau SB nya, yakni 13,892.
URI: http://repository.uma.ac.id/handle/123456789/8858
Appears in Collections:SP - Psychology

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
078600193_Qori Kurniati.pdfFulltext11.42 MBAdobe PDFView/Open


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.