Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uma.ac.id/handle/123456789/8838
Title: Perlindungan Hukum Terhadap Konsumen dalam Penggunaan Jasa Laundry Menurut Undang-Undang No. 8 Tahun 1999 (Studi DI’Wash Laundry JL. Megawati/ Halat No.56 Medan)
Authors: Ariska, Nova
Advisor: Hasibuan, Abdul Lawali
Hidayani, Sri
Keywords: legal protection in the use of laundry services, consumers;Perlindungan hukum dalam penggunaan jasa laundry, konsumen
Issue Date: Oct-2017
Publisher: Universitas Medan Area
Abstract: In the current globalization era, consumer guarantees are getting considerate, considering consumers as services that should be protected. Due to the lack of knowledge and understanding of consumers on their rights as consumers, and business actors who neglect or make mistakes, make the consumer's position lower than the business actor. The laund ry business should be obliged to ensure that laundry services are owned in accordance with what is agreed by keeping the laundry clothes back into the hands of consumers as a whole. The problem in this research is legal protection to consumer of laundry service user, legal settlement in case of dispute between consumer and business actor. Data analysis that i use is qualitative and type of the research is empirical juridical that serves to see the law in the real sense and examine how law works in the community environment. In the results of this study found that in the responsibility as a businessman laundry service for losses suffered by consumers is to provide compensation, although not full according to the price of damaged or lost items. The most frequent solution done by the businessman laundry services DI'Wash and consumers is by using the deliberation path because it is more efficient and does not use a lot of funds. Business actors in running their business should show good faith and provide security and convenience to consumers in the use of laundry services and laundry service business should maintain consumer confidence so that consumers are more confident about laundry services provided. Business actors are expected to comply with the prevailing laws and regulations so that in carrying out their business, the business actor better understands the responsibilities that must be fulfilled and in asking for compensation, the consumer should know the value of the goods that will be replaced by the business actors so that consumers and business actors feel not harmed.
Description: Di zaman globalisasi saat ini jaminan terhadap konsumen mendapat cukup perhatian, mengingat konsumen sebagai jasa yang seharusnya dilindungi. Karena kurangnya pengetahuan dan pemahaman konsumen terhadap hak-haknya sebagai konsumen, dan pelaku usaha yang, lalai atau berbuat kesalahan, membuat kedudukan konsumen lebih rendah daripada pelaku usaha. Seharusnya pelaku usaha laundry wajib menjamin bahwa jasa laundry yang dimiliki sesuai dengan apa yang diperjanjikan dengan menjaga agar pakaian yang dilaundry kembali ke tangan konsumen secara utuh. Permasalahan dalam penelitian ini adalah perlindungan hukum terhadap konsumen pengguna jasa laundry, penyelesaian hukum jika terjadi perselisihan antara konsumen dan pelaku usaha. Analisis data yang digunakan adalah kualitatif dan jenis penelitian ini adalah yuridis empiris yang berfungsi untuk melihat hukum dalam artian nyata dan meneliti bagaimana bekerja hukum dilingkungan masyarakat. Dalam hasil penelitian ini ditemukan bahwa dalam tanggungjawab sebagai pelaku usaha jasa laundry atas kerugian yang di derita oleh konsumen adalah dengan memberikan ganti rugi walaupun tidak penuh sesuai harga barang yang rusak ataupun hilang. Penyelesaian yang paling sering dilakukan oleh pelaku usaha jasa laundry DI’Wash dan konsumen yaitu dengan menggunakan jalur musyawarah karena lebih efisien dan tidak menggunakan dana yang banyak. Pelaku usaha dalam menjalankan usahanya seyogyanya menunjukkan itikad baik dan memberikan keamanan dan kenyamanan kepada konsumen dalam penggunaan jasa laundry dan hendaknya pelaku usaha jasa laundry menjaga kepercayaan konsumen sehingga konsumen lebih percaya terhadap jasa laundry yang diberikan. Pelaku usaha diharapkan mematuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku sehingga dalam menjalankan usahanya, pelaku usaha lebih memahami tanggung jawab yang harus dipenuhi dan dalam meminta ganti rugi, hendaknya konsumen mengetahui nilai barang yang akan diganti oleh pelaku usaha agar konsumen dan pelaku usaha sama-sama merasa tidak dirugikan.
URI: http://repository.uma.ac.id/handle/123456789/8838
Appears in Collections:SP - Criminal Law

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
Nova Ariska.pdfFulltext3.44 MBAdobe PDFView/Open


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.