Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uma.ac.id/handle/123456789/8487
Title: Pola Komunikasi Interpersonal Guru Dengan Siswa Dalam Membentuk Kemandirian Siswa Sekolah Luar Biasa Pondok Kasih Medan
Authors: Pratiwi, Nindi
Advisor: Hasibuan, Effiati Juliana
Barus, Rehia K I
Keywords: pola komunikasi;komunikasi interpersonal;tunagrahita;sekolah luar biasa
Issue Date: Mar-2017
Publisher: Universitas Medan Area
Abstract: Tunagrahita adalah merupakan individu yang memiliki intelegensi yang signifikan berada dibawah rata-rata dan disertai dengan ketidakmampuan dalam adaptasi perilaku yang muncul dalam masa perkembangan. Tunagrahita juga merupakan anak yang secara nyata mengalami hambatan dan keterbelakangan perkembangan mental intelektual jauh dibawah rata-rata sehingga mengalami kesulitan dalam membentuk kemandirian untuk bina diri, mengembangkan keterampilan dalam menghasilkan suatu karya seni, serta meningkatkan rasa percaya diri dalam menyesuaikan diri dengan lingkungan sekolah maupun lingkungan masyarakat. Adapun responden dalam penelitian ini adalah Grace, Sari dan Nia, mereka adalah siswa tunagrahita di SLB Pondok Kasih Medan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pola komunikasi interpersonal yang terjadi antara guru dengan siswa dalam membentuk kemandirian dalam bina diri, mengembangkan keterampilan dalam membuat suatu karya seni, serta meningkatkan rasa percaya diri dalam menyesuaikan diri dalam lingkungan sekolah maupun lingkungan masyarakat. Dalam hal ini, peneliti melihat bagaimana pola komunikasi yang digunakan oleh guru dalam membentuk kemandirian pada anak tunagrahita. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif, yaitu menjelaskan fenomena dengan mengumpulkan datadata kemudian dianalisa untuk memperoleh suatu kesimpulan. Penelitian dilakukan dengan cara observasi langsung dan wawancara mendalam pada 3 guru kelas siswa tunagrahita sebagai narasumber penelitian. Dari hasil penelitian, dapat dikatakan bahwa pola komunikasi yang digunakan oleh guru adalah pola komunikasi primer yang menggunakan bahasa lisan yang disertai dengan kalimat perintah dan metode redundan atau repetisi (pengulangan). Pola komunikasi tersebut sangat efektif dalam membentuk kemandirian siswa tunagrahita.
Description: Mental retardation is a condition in which a person has a significantily below average intelligence and is accompanied by inability to adapt to behaviorial changes emerged during his development. Children with mental retardation are those who have below average intelligence and abnormality of mental development. They face obstacles and difficulties in establishing independece to self-coaching, developing skills in producing an artwork, and increasing confidence to adapt to the school as well as community environment. Respondents in this study are Grace, Sari and Nia, who are mentally retarded students in the special needs school of Pondok Kasih Medan. The purpose of this study is do determine the pattern of interpersonal communication that occurs between teachers and students in forming independence in adjusting to school environment as well as community circles. In this case, the researcher looked at how pattern of communication is used by teachers in forming independence of these mentally retarded children. This study used qualitative approach, which explains the phenomenon by gathering data then analyze it to derive a conclusion. This study was conducted by doing direct observation and in-depth interview to the teachers of these children. The result showed that used spoken languange, along with the command line and repetitions method. This communication pattern is very effective in shaping independence of mentally retarded students.
URI: http://repository.uma.ac.id/handle/123456789/8487
Appears in Collections:SP - Communication Science

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
138530014.pdfFulltext1.71 MBAdobe PDFView/Open


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.