Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uma.ac.id/handle/123456789/8330
Title: Analisa Pengendalian Kualitas Mutu Gula Dengan Menggunakan Metode Six Sigma
Authors: Fernando, Jansen
Advisor: Mustafa, Kamil
Sutrisno, syaiful
Keywords: Quality Control, Six Sigma, DMAIC;Pengendalian kualitas, Six Sigma, DMAIC
Issue Date: Apr-2017
Publisher: Universitas Medan Area
Abstract: Sugar quality greatly affect the competitiveness of enterprises to improve production. In this case the company should be encouraged to improve the quality of the products it produces by way of improvement in technology, management, raw materials and others. This is done so that the product can be accepted by consumers. The purpose of this study was to determine the quality of white sugar crystals with the level of product defects using six sigma methods. The methodology used in this study is six sigma. Six sigma is a methodology used to undertake efforts to repair and improve continuous process or continuous (Continuous Improvement). Six sigma is DMAIC that provides step of finding the problem, identification cause of the problem and finally found a solution to fix it. There are several steps in the DMAIC methodology the Define Problem, Measurement, analysis, Improve, Control. The results were obtanied disability contanied in the Sugar Kwala Madu do after the improvements are still within the normal
Description: Kualitas gula sangat mempengaruhi daya saing perusahaan untuk meningkatkan hasil produksi. Dalam hal ini perusahaan harus terpacu untuk meningkatkan kualitas produk yang dihasilkannya dengan cara peningkatan teknologi, manajemen, bahan baku dan lain-lain. Hal ini dilakukan agar produk dapat diterima oleh konsumen. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas gula putih kristal dengan tingkat kecacatan produk dengan menggunakan metode Six sigma. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah Six Sigma. Six Sigma adalah suatu metodologi yang dipergunakan untuk melakukan upaya perbaikan dan peningkatan proses yang berkesinambungan atau terus menerus (Continuous Improvement). Six Sigma adalah DMAIC yang memberikan langkah dari menemukan permasalahan, mengidentifikasi penyebab masalah hingga akhirnya menemukan solusi untuk memperbaikinya. Ada beberapa tahapan dalam metodologi DMAIC yaitu Define (mendefinisikan masalah), Measure (pengukuran), Analysis (analisa), Improve (pengembangan), Control (pengendalian). Dari hasil penelitian diperoleh kecacatan yang terdapat di Pabrik Gula Kwala Madu setelah di lakukan perbaikan masih didalam batas normal
URI: http://repository.uma.ac.id/handle/123456789/8330
Appears in Collections:SP - Industrial Engineering

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
128150033_Jansen Fernando.pdffulltext7.09 MBAdobe PDFView/Open


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.