Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uma.ac.id/handle/123456789/8212
Title: Perlindungan Hukum Terhadap Korban Dalam Tindak Pidana Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) studi putusan Nomor:2660/Pid.SUS/2015/PN Mdn
Authors: Tamba, Arni Ranita
Advisor: Harahap, Abi Jumroh
Harahap, Dessy Agustina
Keywords: domestic violence;kekerasan dalam rumah tangga.
Issue Date: May-2017
Publisher: Universitas Medan Area
Abstract: The Domestic Violence is a gender-based violence that continues to increase year to year. With the enactment of Law No. 23 of 2004 on Elimination of Domestic Violence, it is expected to be able to provide legal protection against victims of Domestic Violence significantly. The problem in this research are, first what is form of legal protection for victim in crime domestic violence. Second what is the legal consequences for perpetrators of domestic violence. Thirdly, what is the judge consideration for making determination in decision of number: 2660/Pid.SUS/2015/PN Mdn. In this research the authors use Normative and Empirical research methods. With literature research sourced from legislation, books, official documents, and research results and legal research methods that serve to see the law in a real sense and examine how the work law in the community. The results of the research in this research that victims of Domestic Violence suffered severe injuries on the left eyelid, left chest and also the left arm. Therefore, perpetrators of Domestic Violence are sentenced to 8 (eight) years imprisonment
Description: Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) merupakan kekerasan berbasis gender yang jumlahnya terus meningkat dari tahun ke tahun. Dengan adanya Undang-Undang nomor 23 tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (UU PKDRT), diharapkan mampu untuk memberikan perlindungan hukum terhadap korban Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) secara signifikan. Yang menjadi permasalahan dalam skripsi ini yaitu, pertama apa-apa saja bentuk perlindungan hukum terhadap korban dalam tindak pidana Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT). Kedua apa akibat hukum bagi pelaku tindak pidana Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT). Ketiga, bagaimana pertimbangan Hakim dalam penjatuhan hukuman pada putusan nomor:2660/Pid.SUS/2015/PN Mdn. Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode penelitian Normatif dan Empiris. Dengan penelitian kepustakaan yang bersumber dari peraturan perundang-undangan, buku - buku, dokumen resmi, dan hasil penelitian serta metode penelitian hukum yang berfungsi untuk melihat hukum dalam artian nyata dan meneliti bagaimana bekerjanya hukum di lingkungan masyarakat. Hasil penelitian dalam skripsi ini yaitu korban Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) mengalami luka berat dibagian kelopak mata sebelah kiri, dada sebelah kiri dan juga lengan sebelah kiri. Oleh karena itu maka pelaku Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) di jatuhi hukuman pidana penjara selama 8 (delapan) tahun
URI: http://repository.uma.ac.id/handle/123456789/8212
Appears in Collections:SP - Civil Law

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
138400011 Arni S.pdffulltext10.91 MBAdobe PDFView/Open


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.