Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uma.ac.id/handle/123456789/7669
Title: Perencanaan dan Pengendalian Persediaan Bahan Baku Dengan Menggunakan Metode Silver MeaI Di PT. Mabar Feed Indonesia
Other Titles: Planning and Controlling Raw Material Inventory Using the Silver MeaI Method at PT. Mabar Feed Indonesia
Mabar Feed Indonesia株式会社におけるシルバーミール法を使用した原材料在庫の計画と管理
Authors: Purnomo, Eko
Advisor: Haniza
Panjaitan, Nismah
Keywords: persedian bahan baku;silver meal;シルバーミール;ロットサイズ
Issue Date: May-2013
Publisher: Universitas Medan Area
Abstract: PT. Mabar Feed Indonesia merupakan salah satu perusahaan di Sumatera Utara yang bergerak di bidang pengolahan pakan temak dan pakan ikan (flouting dan sinking). Tujuan penelitian ini adalah menentukan safety stock, biaya pemesanan, lot size, serta reorder point bahan baku kemudian melakukan perencanaan persediaan bahan baku pada PT. Mabar Feed Indouesia. Datadata yang ada pada perusalman memiliki karakteristik tingkat permintaan yang bervariasi sehingga data-data tersebut diolah dengan metode silver meal". Silver Meal merupakan metode heuristic yang digunakan untuk mencari besarnya pemesanan yang efektif agar menghasilkan biaya pemesanan yang minimum guna melakukan pemesanan untuk n satuan waktu ke depan sekaligus. Dari hasil penelitian dan analisa diketahui bahwa safety stock ketiga jenis bahan baku yaitu jenis bahan baku BKK, Dedak dan Jagung sebanyak 670,46 Ton, 51,04 Ton, dan 258,72 Ton dengan total biaya pemesanan lahan baku per tahun yaitu Rp. 778.974.880,-. Sedangkan lot size untuk jenis BKK S kali pemesanan, Dedak 1 kali pemesanan, dan untuk Jagung 11 kali pemesanan serta untuk pemesanan kembali (reorder point) untuk bahan baku BKK Dedak, dan Jagung sebanyak 1.038,69 Ton, 93,37 Ton dan 663,64 Ton. Kemudian dilakukan perencanaan persediaan yang menghasilkan biaya persediaan totat Rp. 1.268.047.360,- atau menghasilkan efisiensi biaya sebesar sebesar 2,14 % dibanding dengan kebijakan perusahaan yaitu sebesar Rp. 1.295.812.32A.
Mandarin Abstract: PT. Mabar Feed Indonesia是北苏门答腊的一家公司,从事动物饲料和鱼饲料的加工(flouting and sinking).这项研究的目的是确定订单成本stoch,批量大小,原材料的再订货点,然后计划的原材料库存PT. Mabar Feed Indonesia. 公司中的数据具有不同级别的需求特征,因此使用 “银餐”方法处理数据. Silver Meal 是一种启发式方法,用于找出有效订单的大小,以产生最小的有序成本,以便在可预见的未来做出保障. 从研究和分析的结果可知,BKK,粉 和玉米原料三种原料的安全性分别为670.46吨,51.04吨和258.72吨,每年订购生地的总成本为Rp。 778 974 880, - .而BKK类型S的批量大小排序,玉米11次订购和重新订购期重新订购原料,玉米总计1,038.69吨,93.37吨和663) ,64吨. 然后库存清单导致总库存为1,268,047,360印尼盾,或与IDR 1,295,81232A的公司政策相比,产生2.14 a / o的成本效率.
English : PT. Mabar Feed Indonesia is one of the companies in North Sumatra which is engaged in processing animal feed and fish feed (floating and sinking). The purpose of this study is to determine the safety stock, ordering costs, lot sizes, and reorder points for raw materials and then to plan raw material inventory at PT. Mabar Feed Indonesia. Existing data in the company has the characteristics of the level of demand that varies so that the data is processed by the "silver meal method". Silver Meal is a heuristic method that is used to find the amount of an effective order to produce a minimum order cost to place an order for a unit of time going forward at the same time. From the results of research and analysis, it is known that the safety stock of the three types of raw materials namely BKK, Bran and Corn raw materials are 670.46 tons, 51.04 tons, and 258.72 tons with the total cost of ordering raw materials per year, as much as Rp. 778,974,880. While the lot size for BKK type was 8 times ordering, Bran 1 time ordering, and for Corn 11 times ordering and reorder point time for BKK, Bran, and Corn raw materials 1,038.69 tons, 93.37 tons and 603, 64 Tons. Then inventory planning was carried out which results in a total inventory cost of Rp. 1,268,047,360 or produce cost efficiencies of 2.14% compared to company policy that was Rp. 1,295,812,320.
Japan Abstract : Mabar Feed Indonesia株式会社は北スマトラの企業の1つで、動物飼料と魚飼料の処理(浮上と沈下)を行っている。 この調査の目的は、安全在庫の注文コスト、ロットサイズ、および原材料の再注文ポイントを決定し、PTで原材料在庫を計画することである。会社内の既存のデータには、さまざまなレベルの需要特性があるため、データは銀粉法によって処理される。シルバーミールは、同時にn時間単位で注文するために、最小注文コストを生成するために有効な注文の量を見つけるために使用される発見的方法である。研究と分析の結果から、3種類の原材料、すなわちBKK、ブラン、コーン原材料の安全在庫は670.46トン、51.04トン、258.72トンであることがわかっている。 年間の未加工土地の注文の総費用は、778,974,880ルピアである。 BKKタイプのロットサイズは8回注文、ブラン1回注文、コーン11回注文、BKK、ブラン、トウモロコシ原材料の再注文(再注文ポイント)は1.038,69 トン, 93,37 トン、 663,64 トンである。 次に、在庫計画が実行され、結果としてRp 1,268,047,360の総在庫コストが発生するか、Rp 1,295.812320の企業ポリシーと比較して2.14 a / oのコスト効率が得られる。
URI: http://repository.uma.ac.id/handle/123456789/7669
Appears in Collections:SP - Industrial Engineering

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
098150007.pdfFulltext12.17 MBAdobe PDFView/Open
Eko Purnomo - Abstract.pdfAbstract Foreign Language910.89 kBAdobe PDFView/Open


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.