Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uma.ac.id/handle/123456789/686
Title: Aplikasi Trichoderma Harzianum dalam Pengendalian Fusarium Oxysporum pada Tanaman Cabai Merah (Capsicum annuum L)
Authors: Kombih, Safwan
Keywords: cabai merah (capsicum annuum l.);aplikasi trichoderma harzianum;pengendalian fusarium oxysporum;chili red
Issue Date: 27-Jan-2016
Publisher: Universitas Medan Area
Abstract: Pepper cultivation has always face obstacles. One is a plant disease. Among these plant diseases, fungal disease Fusarium oxysporum wilt is a disease that is often found in plants cabai.Penelitian aims to determine the ability of biological agents Trikoderma harzianum in reducing losses at plants red chili caused by diseases Fusarium oxysparum. This research was conducted at the University of Agricultural Experimental Garden Area Medan Jl. Kolam No. 1 Medan Estate, Medan. which took place on June 7, 2015 to November 11, 2015. The method used in this study is a randomized block design non factorial consisting of one treatment factor. ie the dose harzianum with 6 levels ie T.harzianum T0 = without (control); T1 = 15 g / polybeg; T2 = 30 g / polybeg; T3 = 45 g / polybeg; T4 = 60 g / polybeg; T5 = 75 g / polybeg. results of research conducted that treatment harzianum given to plants red chili for control of wilt disease Fusariuam oxsyiporum influential not evident, both in parameter percentages of disease and the percentage of dead plants and the growth and production of red chili (plant height, stem diameter, number of branches , root wet weight, dry weight of roots, fruit weight per plot and chili pepper fruit weight per sample).
Description: Budidaya cabai selalu menghadapi kendala. Salah satunya adalah penyakit tanaman. Di antara penyakit tanaman tersebut, penyakit layu karena jamur Fusarium oxysporum merupakan penyakit yang sering dijumpai pada tanaman cabai.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan agen hayati Trikoderma harzianum dalam mengurangi kerusakan pada tanamanan cabai merah yang disebabkan oleh penyakit Fusarium oxysparum. Penelitian ini dilakukan di Kebun Percobaan Pertanian Universitas Medan Area Jl. Kolam No. 1 Medan Estate, Medan. yang dilakukan pada tanggal 7 Juni 2015 sampai 11 November 2015. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Kelompok Non Faktorial yang terdiri dari 1 faktor perlakuan. yaitu dosis Trichoderma harzianum dengan 6 taraf yaitu T0 = tanpa T.harzianum (kontrol) ; T1 = 15 g/polybeg ; T2 = 30 g/polybeg ; T3 = 45 g/polybeg ; T4 = 60 g/polybeg ; T5 = 75 g/polybeg. hasil penelitian yang dilakukan bahwa perlakuan Trichoderma harzianum yang diberikan ke tanaman cabai merah untuk pengendalian penyakit layu Fusariuam oxsyiporum berpengaruh tidak nyata, baik pada parameter persentasi terserang penyakit dan persentasi tanaman mati maupun pertumbuhan dan produksi tanaman cabai merah (tinggi tanaman, diameter batang, jumlah cabang, berat basah akar, berat kering akar, bobot buah cabai per plot dan bobot buah cabai per sampel).
URI: http://hdl.handle.net/123456789/686
Appears in Collections:SP - Agricultural Technology

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
118210070_file1.pdfCover249.66 kBAdobe PDFView/Open
118210070_file2.pdfAbstract228.58 kBAdobe PDFView/Open
118210070_file3.pdfIntroduction305.64 kBAdobe PDFView/Open
118210070_file4.pdfChapter I234.17 kBAdobe PDFView/Open
118210070_file5.pdfChapter II274.21 kBAdobe PDFView/Open
118210070_file6.pdfChapter III279.29 kBAdobe PDFView/Open
118210070_file8.pdfReference2.24 MBAdobe PDFView/Open


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.