Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uma.ac.id/handle/123456789/592
Title: Aplikasi Hormon Alami dan Daun Pupuk Bayfolan Terhadap Pertumbuhan Stek Pucuk Tanaman Durian (Durio zibethinus Murr.)
Authors: Harahap, Kurnia Yasir
Keywords: tanaman durian;stek pucuk;hormon alami;pupuk daun;plants durian;cuttings of shoots;the natural hormone;foliar fertilizers
Issue Date: 2016
Publisher: Universitas Medan Area
Abstract: In the provision of seeds of superior quality and required techniques or methods appropriate to facilitate the availability of seed durian ungggul for farmers, it is necessary to develop durian seedlings by vegetative means to generate the same seed as its parent is one of the methods used is cutting shoots and promote the role of natural hormones and fertilizer aid, one of which Bayfolan foliar fertilizers. This study aims to determine the effect of the application of natural hormones and fertilizer application on the growth Bayfolan shoot cuttings durian (Durio zibenthinus Murr.). This research has been conducted in the village of Bandar Khalifah, District Percut Sei Tuan, Deli Serdang November 2015 until January 2016. The treatments consisted of two factors: the natural hormone H0: Without giving hormone (Control) , H1: Extract cupon 75%, H2: Extract bean sprouts 75%, H3: Extract Snails 75% and foliar fertilizers Bayfolan B1: Foliar fertilizer Bayfolan concentration of 1 ml / l, B2: Foliar fertilizer Bayfolan concentration of 2 ml / l, B3: fertilizer Bayfolan leaf concentration of 3 ml / l, B4: Foliar fertilizer Bayfolan concentration of 4 ml / l. This study uses a randomized block design factorial with the parameters of life percentage (%), shoot height (mm), the number of cuttings callus, root length (mm), the fresh weight of shoots (g) and fresh weight of roots (mm). The results showed a natural hormone fertilizer and foliar fertilizers Bayfolan non significant effect on all parameters of observation.
Description: Dalam penyediaan bibit yang unggul dan berkualitas dibutuhkan teknik atau metode yang tepat untuk mempermudah tersedianya bibit durian ungggul untuk petani, maka perlu dilakukan pengembangan bibit durian dengan cara vegetatif yang dapat menghasilkan bibit yang sama dengan induknya yaitu salah satu metode yang digunakan adalah setek pucuk daun dan memanfaatkan peran hormon alami dan bantuan pupuk yang salah satunya pupuk daun Bayfolan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aplikasi hormon alami dan pemberian pupuk Bayfolan terhadap pertumbuhan stek pucuk tanaman durian (Durio zibenthinus Murr.). Penelitian ini telah dilaksanakan di Desa Bandar Khalifah, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang mulai bulan November 2015 sampai bulan Januari 2016. Perlakuan terdiri dari 2 faktor yaitu hormon alami H0 :Tanpa pemberian Hormon (Kontrol), H1 : Ekstrak Cupon 75%, H2 : Ekstrak Tauge 75%, H3 : Ekstrak Bekicot 75% dan pupuk daun Bayfolan B1 : Pupuk daun Bayfolan konsentrasi 1 ml/l, B2 : Pupuk daun Bayfolan konsentrasi 2 ml/l, B3 : Pupuk daun Bayfolan konsentrasi 3 ml/l, B4 : Pupuk daun Bayfolan konsentrasi 4 ml/l. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok Faktorial dengan parameter persentase hidup (%), tinggi tunas (mm), jumlah stek berkalus, panjang akar (mm), berat segar tunas (gram) dan berat segar akar (mm). Hasil penelitian memperlihatkan pemberian pupuk hormon alami dan pupuk daun Bayfolan tidak berpengaruh nyata terhadap seluruh parameter pengamatan.
URI: http://hdl.handle.net/123456789/592
Appears in Collections:SP - Agricultural Technology

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
118210078_file1.pdfCover248.99 kBAdobe PDFView/Open
118210078_file2.pdfAbstract214.52 kBAdobe PDFView/Open
118210078_file3.pdfIntroduction245.74 kBAdobe PDFView/Open
118210078_file4.pdfChapter I237.16 kBAdobe PDFView/Open
118210078_file5.pdfChapter II238.35 kBAdobe PDFView/Open
118210078_file6.pdfChapter III330.97 kBAdobe PDFView/Open
118210078_file8.pdfReference2.56 MBAdobe PDFView/Open


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.