Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uma.ac.id/handle/123456789/555
Title: Respon Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Kangkung (Ipomae sp) Terhadap Pemberian Pupuk Kandang Sapi dan Pupuk Hantu
Authors: BB, Muhammad Faisal Arief Mar'ie
Keywords: kangkung (ipomae sp);pupuk kandang sapi;pupuk hantu;water spinach (ipomea sp);cow manure;fertilizer ghosts
Issue Date: 16-Nov-2016
Publisher: Universitas Medan Area
Abstract: This research was conducted in this study conducted in experimental gardens Faculty of Agriculture, University of Medan Area located on the street Pool No. 1 Terrain Estate, District Percut Sei Tuan. The study was conducted from January to March 2016. This study uses this research using randomized block design (RAK) Factorial with two factors, the first factor is the provision of cow manure (K) is K0: without fertilizer K1 = 1000 g / plot or 10 tons / ha; K2 = 1500 g / plot or 15 tons / ha; K3 = 2000 g / plot or 20 tons / ha. The second factor is the provision of organic fertilizer ghost (H) is H0: no fertilizer; H1: ghost fertilizer concentration of 1 cc / l of water; H2: ghost fertilizer concentration of 2 cc / l of water; H3: ghost fertilizer concentrations of 3 cc / l of water. The results showed that the application of cow manure and fertilizer ghosts less effect on the growth and yield of water spinach (Ipomea sp.).
Description: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan dan produksi dari tanaman kangkung yang diberi aplikasi pupuk kandang sapi dan pupuk hantu. Penelitian ini dilaksanakan di Penelitian ini dilakukan di kebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Medan Area yang berlokasi di jalan Kolam No. 1 Medan Estate, Kecamatan Percut Sei Tuan. Penelitian ini dilaksanakan mulai bulan Januari sampai dengan Maret 2016. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial yang terdiri dari dua faktor, faktor pertama adalah pemberian pupuk kandang sapi (K) yaitu K0 : tanpa pupuk K1 = 1000 g/plot atau 10 ton/ha; K2 = 1500 g/plot atau 15 ton/ha; K3 = 2000 g/plot atau 20 ton/ha. Faktor kedua yaitu pemberian pupuk organik hantu (H) yaitu H0 : tanpa pupuk; H1 : pupuk hantu konsentrasi 1 cc/l air; H2 : pupuk hantu konsentrasi 2 cc/l air; H3 : pupuk hantu konsentrasi 3 cc/l air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi pupuk kandang sapi dan pupuk hantu tidak berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman Kangkung (Ipomea sp.).
URI: http://hdl.handle.net/123456789/555
Appears in Collections:SP - Agricultural Technology

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
118210036_file1.pdfCover171.62 kBAdobe PDFView/Open
118210036_file2.pdfAbstract154.25 kBAdobe PDFView/Open
118210036_file3.pdfIntroduction179.04 kBAdobe PDFView/Open
118210036_file4.pdfChapter I154.08 kBAdobe PDFView/Open
118210036_file5.pdfChapter II172.15 kBAdobe PDFView/Open
118210036_file6.pdfChapter III133.96 kBAdobe PDFView/Open
118210036_file8.pdfReference841.64 kBAdobe PDFView/Open


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.