Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uma.ac.id/handle/123456789/17122
Title: Pemanfaatan Minyak Urut Karo Oleh Etnis Karo Di Desa Kuta Tengah Kecamatan Simpang IV Kabupaten Karo
Other Titles: Utilization of Karo Massage Oil by Karo Ethnics in Kuta Tengah Village Simpang IV District Karo Regency
Authors: Pelawi, Rio Aventa
Advisor: Lubis, Rosliana
Siregar, Rahmasari
Issue Date: 25-Mar-2022
Publisher: Universitas Medan Are
Series/Report no.: NPM;158700060
Abstract: Minyak urut karo merupakan minyak urut tradisional yang diramu menggunakan berbagai jenis rempah-rempah dan dibuat secara turun temurun oleh etnis karo yang diyakini memiliki banyak manfaat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis tumbuhan yang digunakan dalam pembuatan minyak urut Karo dan pemanfaatannya oleh masyarakat Desa Kuta Tengah Kecamatan Simpang IV Kabupaten Karo. Metode yang dilakukan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dan kuantitatif dengan tehnik pengumpulan data menggunakan wawancara terstruktur mengenai jenis tumbuhan yang digunakan dalam pembuatan minyak urut Karo dan pemanfaatanya oleh masyarakat Desa Kuta Tengah. Hasil penelitian diperoleh 69 jenis dari 39 famili tumbuhan yang digunakan dalam pembuatan minyak urut Karo. Bagian tumbuhan obat yang dimanfaatkan berdasarkan wawancara yaitu daun (66,66%), akar (40,57%), buah (39,13%), Batang (18,84%) , rimpang (17,39%) dan umbi (11,59%).Pemanfaatan minyak urut Karo untuk kategori pengobatan (41,66%),Perawatan (27,77%), kesehatan (19,44%) dan refleksi (11,11%). Cara penggunaan yang paling sering digunakan yaitu dengan cara kombinasi dioles dan diurut (41,66%). Cara pembuatan minyak urut Karo terdiri dari 9 tahap pembuatan dengan lama waktu 1 sampai 3 hari. Karo massage oil is a traditional massage oil that is mixed using various types of spices and made from generation to generation by the Karo tribe which is believed to have many benefits. The aims of this study was to determine the types of plants used in the manufacture of Karo massage oil and its utilization by the people of Central Kuta Village, Simpang IV District, Karo Regency. The method used in this research is descriptive qualitative and quantitative methods with data collection techniques using structured interviews about the types of plants used in the manufacture of Karo massage oil and their use by the people of Central Kuta Village. The results obtained 69 species from 39 families of plants used in the manufacture of Karo massage oil. Parts of medicinal plants used based on interviews were leaves (66,66%), roots (40,57%), fruit (39,13%), stems(18,84%), rhizomes (17,39%) and tubers (11,59%). Utilization of Karo massage oil for the category of treatment (41,66%), care (27,77%) health (19,44%) and reflexology (11,11%). The method of use that is most often used is by a combination of smeared and massaged (41,66%). The methot of making Karo massage oil consist of 9 stages of manufacture with a time of 1to 3 days.
Description: 69
URI: http://repository.uma.ac.id/handle/123456789/17122
Appears in Collections:SP - Biology

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
158700060 - RIO AVENTA PELAWI Fulltext.pdfCover, Abstract, Chapter I, II, III, V, Bibliography1.75 MBAdobe PDFView/Open
158700060 - RIO AVENTA PELAWI Chapter IV.pdf
  Restricted Access
Chapter IV537.23 kBAdobe PDFView/Open Request a copy


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.