Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uma.ac.id/handle/123456789/11450
Title: Hubungan antara Optimisme dengan Coping Stress pada Mahasiswa yang Sedang Menyelesaikan Skripsi
Authors: Erteka, Chairul
Advisor: Munir, Abdul
Siregar, Farida Hanum
Keywords: optimism;coping stress;students who are finishing thesis;optimisme;,mahasiswa yang sedang menyelesaikan skripsi
Issue Date: 22-Oct-2019
Publisher: Universitas Medan Area
Series/Report no.: NPM;138600109
Abstract: This research is quantitative research that aims to examine and to get the data empirically about the relationship between optimism with coping stress for students who are finishing thesis at the University of Medan Area. Based on the theoretical framework, the researcher proposed a hypothesis that there is a positive relationship between optimism with coping stress for students who are finishing thesis at the University of Medan Area. Where the higher the optimism then the higher is also the coping stress. Conversely, the lower the optimism the lower the coping stress. This study involved 56 students who are finishing thesis at the University of Medan Area as research subjects. Sampling is done by random sampling technique. This research uses Likert scale instrument for optimism scale and for coping stress. The optimism scales are based on aspects of optimism to Seligman (1992), namely: (1) Permanence (related to time), (2) Pervasivitas (related to scope), and (3) Personalization (related to the source of causes). The stress coping scale is based on the stress coping aspects according to Sarfino (1996), namely: (1) Problem-Focused Coping: a. Instrumental action (direct action), b. Cautiousness (caution), and Negotiation (negotiation). (2) emotion focused coping: a. Escapism (escape from problems), b. Minimization (ease the burden of the problem), c. Self blame, and seek meaning. Based on the data analysis, there is a positive relationship between optimism and coping stress. This result is proved by correlation coefficient, where rxy = 0.472; p = 0.000 <0.05. The value of coefficient of determination (R square) research with a value of 0.227. It can be interpreted that the optimismy variable affects the coping stress of 22.7%. From the calculation of the hypothetical mean and the empirical mean is obtained optimism with the coping stress in the low category.
Description: Penelitan ini adalah penelitian kuantitatif yang bertujuan untuk menguji dan mendapatkan data secara empiris mengenai hubungan optimisme dengan coping stress pada mahasiswa yang sedang menyelesaikan skrispi. Sejalan dengan landasan teori, maka diajukan hipotesa yang berbunyi ada hubungan positif antara optimisme dengan coping stress pada mahasiswa yang sedang menyelesaikan skrispi. Dimana Semakin tinggi optimisme maka semakin tinggi juga coping stress. Sebaliknya, semakin rendah optimisme maka semakin rendah pula coping stress. Penelitian ini melibatkan 56 mahasiswa yang sedang menyelesaikan skripsi di Universitas Medan Area sebagai subjek penelitian. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik random sampling. Penelitian ini menggunakan instrument skala likert untuk skala optimisme dengan coping stress. Skala optimisme disusun berdasarkan aspek-aspek optimisme menurut Seligman (1992), yaitu: : (1) Permanensi (berkaitan dengan waktu), (2) Pervasivitas (berkaitan dengan ruang lingkup), dan (3) Personalisasi (berkaitan dengan sumber penyebab). Skala coping stress disusun berdasarkan aspek-aspek coping stress menurut Sarfino (1996) yaitu: (1) Problem-Focused Coping : a. Instrumental action (tindakan secara langsung), b. Cautiousness (kehati-hatian), dan Negotiation (negosiasi). (2) emotion focused coping : a. Escapism (pelarian diri dari masalah), b. Minimization (meringankan beban masalah) , c. Self blame (menyalahkan diri sendiri), dan Seeking meaning (mencari arti). Berdasarkan analisis data, diperoleh hasil terdapat hubungan positif antara optimisme dengan coping stress. Hasil ini dibuktikan dengan koefisien korelasi, dimana rxy = 0.472 ; p = 0.000 < 0.05. Nilai koefisien determinasi (R square) penelitian dengan nilai sebesar 0.227. Dapat diartikan bahwa variable optimisme mempengaruhi icoping stress sebesar 22.7%. Dari hasil perhitungan mean hipotetik dan mean empirik diperoleh optimisme dengan coping stress pada mahasiswa yang sedang menyelesaikan skripsi berada pada kategori rendah.
URI: http://repository.uma.ac.id/handle/123456789/11450
Appears in Collections:SP - Psychology

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
138600109 - Chairul Ertika - Fulltext.pdfCover, Abstract, Chapter I, II, III, Biblioghraphy2.94 MBAdobe PDFView/Open
138600109 - Chairul Ertika - Chapter IV.pdf
  Restricted Access
Chapter IV923.91 kBAdobe PDFView/Open Request a copy


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.