Please use this identifier to cite or link to this item:
Title: Hubungan antara Kecerdasan Emosi dengan Stres Kerja pada Karyawan PT. Bustaq Nabirong Alam Raya
Authors: Siagian, Michael Tua
Advisor: Siregar, Mulia
Anwar, Hairul
Keywords: kecerdasan emosi;stres kerja;emotional intelligence;work stress
Issue Date: 26-Sep-2019
Publisher: Universitas Medan Area
Series/Report no.: NPM;158600400
Abstract: The objective of the research was to find out the correlation between employers emotional intelligence and they work stress at PT. Bustaq Nabirong Alam Raya. This study used quantitative approach. To collected data of emotional intelligence scale based on Golemans theory (2001) about emotional intelligence that contains 40 items and work stress scale based on Robbins theory (2008) about work stress that contains 30 items. The samples of this study were 37 employers PT. Bustaq Nabirong Alam Raya. The data were analyzed by using pearson correlation method at the coefficient correlation r = - 0,99 and p = 0.00 (p < 0.01). The result of the research showed that there was negative but significant correlation between employers’ emotional intelligence and their work stress which indicated that the higher the employers’ emotional intelligence, the lower their work stress ; on the other hand, the lower the employers’ emotional intelligence, the higher their work stress.
Description: Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan antara Kecerdasan Emosi dengan Stres Kerja pada karyawan PT. Bustaq Nabirong Alam Raya. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif. Alat ukur yang digunakan berupa skala Kecerdasan Emosi yang disusun berdasarkan teori Kecerdasan Emosi oleh Goleman (2001) yang memiliki 40 aitem dan skala Stres Kerja yang disusun berdasarkan teori Stres Kerja oleh Robbins (2008) yang memiliki 30 aitem. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 37 karyawan PT. Bustaq Nabirong Alam Raya. Metode analisis data yang digunakan adalah korelasi Pearson Product Moment dengan koefisien korelasi r = -0.99. dan p = 0.00 (p < 0.01). Hasil analisis data menunjukkan bahwa ada hubungan negatif yang signifikan antara Kecerdasan Emosi dengan Stres Kerja pada karyawan. Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi Kecerdasan Emosi yang dimiliki oleh karyawan maka semakin rendah Stres Kerja yang dialami oleh karyawan, dan semakin rendah Kecerdasan Emosi yang dimiliki karyawan maka semakin tinggi Stres Kerja karyawan.
Appears in Collections:SP - Psychology

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
158600400 - Michael Tua Siagian - Fulltext.pdfCover, Abstract, Chapter I, II, III, Bibliography2.48 MBAdobe PDFView/Open
158600400 - Michael Tua Siagian - Chapter IV.pdf
  Restricted Access
Chapter IV975.13 kBAdobe PDFView/Open Request a copy

Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.