Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uma.ac.id/handle/123456789/11150
Title: Peran Komunikasi Antarpribadi Antara Petugas Lapas dan Narapidana Dalam Membentuk Konsep Diri (Studi Kasus Lapas Perempuan Tanjung Gusta Medan)
Authors: Sihite, Yusvin Idola
Advisor: Hasibuan, Effiati Juliana
Suharyanto, Agung
Keywords: peran komunikasi antarpribadi;konsep diri;narapidana;the role of interpersonal communiation;self concept;prisoners
Issue Date: 26-Jul-2019
Publisher: Universitas Medan Area
Series/Report no.: NPM;158530049
Abstract: This study is entitled The Role of Interpersonal Communication Between Prison Officers and Prisoners in Forming Self-Concepts at Tanjung Gusta Women's Prison in Medan. This study aims to determine the role of interpersonal communication that occurs in coaching conducted by prison officers against prisoners and the obstacles faced by prison officers when conducting guidance in the formation of positive selfconcept in Tanjung Gusta Women's Prison in Medan. This study uses qualitative research with descriptive analysis. In collecting data, researchers conducted face-toface interviews with prison officers and inmates at Tanjung Gusta Women's Prison in Medan. The results showed that the communication between prison officers and prisoners went well. By fostering through various activities such as sports, sewing, farming, dancing and also through spirituality. Although the officers still found obstacles in fostering, inmates still have laziness and lack of caring
Description: Penelitian ini berjudul Peran Komunikasi Antar pribadi Antara Petugas Lapas dengan Narapidana dalam Menbentuk Konsep Diri di Lapas Perempuan Tanjung Gusta Medan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran komunikasi antar pribadi yang terjadi dalam pembinaan yang dilakukan petugas lapas terhadap narapidana dan hambatan-hambatan yang dihadapi oleh petugas lapas saat melakukan pembinaan dalam pembentukan konsep diri yang positif di Lapas Perempuan Tanjung Gusta Medan. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan analisis deskriptif. Dalam mengumpulkan data peneliti melakukan wawancara tatap muka dengan petugas lapas dan narapidana di Lapas Perempuan Tanjung Gusta Medan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi yang terjalin antara petugas lapas dengan narapidana berjalan dengan baik. Dengan membina melalui berbagai kegiatan seperti olahraga, menjahit, bercocok tanam, nari dan juga melalui kerohanian. Walaupun petugas masih menemukan hambatan dalam membina yaitu narapidana masih ada yang memiliki sifat malas dan juga kurangnya rasa peduli
URI: http://repository.uma.ac.id/handle/123456789/11150
Appears in Collections:SP - Communication Science

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
158530049 - Yusvin Idola Sihite - Chapter IV.pdf
  Restricted Access
Chapter IV1.47 MBAdobe PDFView/Open Request a copy
158530049 - Yusvin Idola Sihite - Fulltext.pdfFulltext2.96 MBAdobe PDFView/Open


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.