Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uma.ac.id/handle/123456789/11091
Title: Hubungan antara Sibling Rivalry dengan Kepercayaan Diri pada Remaja di SMP Negeri 2 Kualuh Hulu Kabupaten Labuhanbatu Utara
Authors: Aisyah, Siti
Advisor: Dewi, Salamiah Sari
Istiana
Keywords: sibling rivalry;kepercayaan diri;confidence
Issue Date: 26-Sep-2019
Publisher: Universitas Medan Area
Series/Report no.: NPM;158600038
Abstract: This research is a quantitative study aimed at testing and Empirically obtaining data on the relationship between the sibling rivalry and the confidence in teenagers. Confidence is a person's belief With respect to all aspects of its strengths and weaknesses and that make him feel capable to reach various goals in his life. The judge (2002) states that a factor that can influence self-esteem is the influence of other family members one of the influences Siblings. Poor relationships with siblings or called sibling rivalry can be difficult to develop a sense of confidence in children. Thus the hypothesis proposed in this study is that there is a link between the sibling rivalry with the confidence in adolescents. The research samples amounted to 64 students and 30 students for trial data. Sampling on this study uses purpossive sampling techniques. The research instrument is a sibling scale rivalry using 3 traits of Shaffer (in Kibtiyah, 2018) confidence based on the traits of Athony (in Hapasari & Primastuti,2014). The data collection method uses the Guttman scale for rival sibling variables, and the Likert scale for self-confidence variables. Method data analysis using product moment correlation technique. Results of this study 1. There is a significant negative relationship between the sibling rivalry with the confidence in teenagers in SMP Negeri 2 Kualuh Hulu North Labuhan Batu, with a correlation coefficient of ry - 0.543 with significant p = 0.000 < 0.052. Sibling contributed rivalry to the confidence of 29.5 %.
Description: Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif yang bertujuan menguji dan mendapatkan data secara empiris mengenai hubungan antara sibling rivalry dengan kepercayaan diri pada remaja. Rasa percaya diri adalah suatu keyakinan seseorang terhadap segala aspek kelebihan dan kekurangan yang dimilikinya dan keyakinan tersebut membuatnya merasa mampu untuk bisa mencapai berbagai tujuan di dalam hidupnya. Hakim (2002) menyatakan bahwa faktor yang dapat mempengaruhi rasa percaya diri adalah pengaruh anggota keluarga lain salah satunya pengaruh saudara kandung. Hubungan yang buruk dengan saudara kandung atau disebut dengan istilah sibling rivalry sulit untuk bisa mengembangkan rasa percaya diri pada anak. Maka hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini yaitu ada hubungan antara sibling rivalry dengan kepercayaan diri pada remaja. Sampel penelitian berjumlah 64 siswa. Pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik purpossive sampling. Instrumen penelitian adalah skala sibling rivalry menggunakan 3 Ciri-ciri dari Shaffer (dalam Kibtiyah, 2018) kepercayaan diri berdasarkan ciri-ciri dari Athony (dalam Hapasari & Primastuti, 2014). Metode pengumpulan data menggunakan skala Guttman untuk variabel sibling rivalry, dan skala likert untuk variabel kepercayaan diri. Metode analisis data menggunakan teknik korelasi product moment dari pearson. Hasil penelitian ini 1.Terdapat hubungan negatif yang signifikan antara sibling rivalry dengan kepercayaan diri pada remaja di SMP Negeri 2 Kualuh Hulu Kabupaten Labuhan Batu Utara, dengan koefisien korelasi rxy = - 0,543 dengan signifikan p = 0.000 < 0,05. 2. Kontribusi sibling rivalry terhadap kepercayaan diri sebesar 29,5 %.
URI: http://repository.uma.ac.id/handle/123456789/11091
Appears in Collections:SP - Psychology

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
158600038 - Siti Aisyah - Fulltet.pdfFulltext3.67 MBAdobe PDFView/Open
158600038 - Siti Aisyah - Chapter IV.pdf
  Restricted Access
Chapter IV942.92 kBAdobe PDFView/Open Request a copy


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.