Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uma.ac.id/handle/123456789/11053
Title: Hubungan antara Optimisme dengan Adversity Quotient pada TKI
Authors: Khair, Muna Rahmah
Advisor: Hardjo, Suryani
Aisyah, Siti
Keywords: adeversity quotient;optimisme;tki;tenaga kerja indonesia
Issue Date: 15-Aug-2018
Publisher: Universitas Medan Area
Series/Report no.: NPM;148600175
Abstract: Adversity quotient is the ability of thinking, handling and also directing activity on cognitive formulation (cognitive way). It also talks about the character of somebody to survive the challenge and barrier of life, in order to archive the goal of life. One factor which influence is optimism. Optimism is the believeness of some case, whether its happiness or unhappiness. Will cause the failure on the external personality, hoping the total expectation which will be more luck and goodness than worse things that will happen. The research means to know the relationship between optimism and adversity quotient on TKI. The population on this research is TKI who recond on BNP3TKI medan. With the total samples 47 TKI. The method of sampling by using purposive sampling. Both scale are arranged by likert scale (skala likert). Data analysis used product moment. This term is used for analysis the relationship one free variable with one fixed variable. The result of analysis which is noted (know) as a having relationship significant positive between optimism and adversity quotient. This point is shown by quotient Rxy=0,93 ; p=0,000 means p>0,01 it means the higher optimism so the higher adversity quotient on TKI. Another result is the research quotient determinant (r2)=0,870. It means optimism give influence 87,0 % to adversity quotient and the rest 13% or another influence factor from optimism. Here with the hypothesis is accepted.
Description: Adversity quotient merupakan kemampuan berfikir, menegelola, dan mengarahkan tindakan dalam bentuk kognitif dan perilaku serta ketahanan seseorang terhadap tantangan dan kesulitaan untuk terus berjuang dengan gigih dalam meraih pencapaian hidup atau kesuksesan. Salah satu faktor yang mempengaruhinya ialah optimisme. Optimisme adalah keyakinan menyikapi sebuah peristiwa, baik menyenangkan maupun tidak menyenangkan menempatkan penyebab kegagalan pada keadaan diluar diri, memiliki harapan dan ekspektasi menyeluruh bahwa akan ada lebih banyak hal baik dari pada hal buruk akan terjadi pada masa yang akan datang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan Optimisme dengan Adversity Quotient pada TKI. Populasi dalam penelitian ini adalah TKI yang terdaftar dalam BNP3TKI Medan. dengan sampel penelitian sebanyak 47 orang. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling. Kedua skala disusun berdasarkan skala likert. Analisa data menggunakan Product Moment, digunakan untuk menganalisis hubungan antara satu variabel bebas dengan satu variabel terikat. Hasil analisis diketahui terdapat hubungan positif yang signifikan antara optimisme dengan adversity quotient. Hal ini ditunjukan dari koefisien Rxy = 0,933 ; p = 0,000 berarti p < 0,01 yang berarti bahwa semakin tinggi optimisme maka semakin tinggi Adversity Quotient pada TKI. Hasil lain yang diperoleh dari penelitian ini koefisien determinan (r2)= 0,870. Artinya optimisme memberikan pengaruh sebesar 87,0% terhadap Adversity Quotient dan terdapat 13% pengaruh faktor lain di luar optimisme. Dengan demikian hipotesis diterima.
URI: http://repository.uma.ac.id/handle/123456789/11053
Appears in Collections:SP - Psychology

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
148600175 - Muna Rahmah Khair - Fulltext.pdfFulltext3.56 MBAdobe PDFView/Open
148600175 - Muna Rahmah Khair - Chapter IV.pdf
  Restricted Access
Chapter IV1.42 MBAdobe PDFView/Open Request a copy


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.