Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uma.ac.id/handle/123456789/10673
Title: Hubungan antara Keharmonisan Keluarga dengan Perilaku Agresif pada Remaja di SLTP Yayasan Perguruan Islam AMir Hamzah
Authors: Dari, Widya Wulan
Advisor: Azis, Azhar
Aisyah, Siti
Keywords: keharmonisan keluarga;perilaku agresif;remaja;family harmony;aggressive behavior;teenagers
Issue Date: 10-Oct-2018
Publisher: Universitas Medan Area
Series/Report no.: NPM;148600093
Abstract: This study aims to determine the relationship between family harmony with aggressive behavior in adolescents at Amir Hamzah Islamic Junior High School Foundation. Aggressive behavior is a form of threat that is often encountered at this time, this behavior is in the form of hitting, cursing, harming intentionally or not, while family harmony is an arrangement in a whole family that performs its roles and functions well, thus giving an impact positive in child development. The population of this study were junior high school students Amir Hamah class 1.2 and 3 as many as 150 people. The research sample was 65 people, sampling technique with purposive sampling method. This study uses two psychological scales namely family harmony scale and aggressive behavior scale. The analysis technique used is product moment correlation. The results of this study indicate the correlation coefficient rxy = -0.437 with p = 0,000 (p < 0,050), meaning that there is a negative relationship between family harmony with aggressive behavior. With these results, the hypothesis in this study that there is a negative relationship between family harmony with aggressive behavior can be accepted. The negative correlation coefficient indicates that the direction of the relationship between the two variables is negative, meaning that the lower the family harmony, the higher the aggressive behavior. Family harmony provides an effective contribution of 19.1% in aggressive behavior and as much as 80.9% is influenced by other factors not examined in this study, such as school, individual, mass media, etc. The empirical mean variable of aggressive behavior obtained is 75.14 while the empirical mean variable of family harmony is 53.95, then for the mean hypothetical variable aggressive behavior is 62.5 and the mean hypothetical variable of family harmony is 70.
Description: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kerharmonisan keluarga dengan perilaku agresif pada remaja di Yayasan SLTP Perguruan Islam Amir Hamzah. Perilaku agresif adalah suatu bentuk ancaman yang sering dijumpai pada saat ini, perilaku ini berupa tindakan memukul, memaki, menyakiti yang dilakukan secara sengaja maupun tidak, sedangkan kehramonisan keluarga adalah suatu susunan dalam keluarga yang utuh yang menjalankan peran dan fungsinya dengan baik, sehingga memberikan dampak positif pada perkembangan anak. Populasi penelitian ini remaja siswa SLTP Amir Hamah kelas 1, 2 dan 3 sebanyak 150 orang. Sampel penelitian sebanyak 65 orang, teknik pengambilan sampel dengan metode purposive sampling. Penelitian ini menggunakan dua skala psikologi yaitu skala keharmonisan keluarga dan skala perilaku agresif. Teknik analisis yang dilakukan menggunakan korelasi product moment. Hasil penelitian ini menunjukkan koefisien korelasi rxy = - 0.437 dengan p = 0,000 (p < 0,050), artinya ada hubungan negatif antara keharmonisan keluarga dengan perilaku agresif. Dengan hasil tersebut, hipotesis dalam penelitian ini yaitu ada hubungan negative antara keharmonisan keluarga dengan perilaku agresif dapat diterima. Nilai koefisien korelasi negative menunjukkan bahwa arah hubungan kedua variabel adalah negative, artinya semakin rendah keharmonisan keluarga maka semakin tinggi perilaku agresif. Keharmonisan keluarga memberikan sumbangan efektif sebesar 19,1% pada perilaku agresif dan sebesar 80,9% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini yaitu seperti faktor sekolah, individual, media masa dll. Mean empirik variabel perilaku agresif yang diperoleh yaitu 75, 14 sedangkan mean empirik variabel keharmonisan keluarga sebesar 53,95 , lalu untuk mean hipotetik variabel perilaku agresif sebesar 62,5 dan mean hipotetik variabel keharmonisan keluarga sebesar 70.
URI: http://repository.uma.ac.id/handle/123456789/10673
Appears in Collections:SP - Psychology

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
148600093 - Widya Wulan Dari - Fulltext.pdfFulltext1.57 MBAdobe PDFView/Open


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.